Sejarah Kerajaan Kutai, Kerajaan Tertua di Indonesia

  • Bagikan
kerajaan kutai
sumber web moondoggiesmusic

Sejarah – Kerajaan Kutai terkenal sebagai kerajaan tertua di Indonesia yang juga sekaligus menjadi kerajaan Hindu tertua yang ada di Indonesia. Tak mengherankan jika Kerajaan Kutai memiliki sejarah yang sangat panjang. Dan sosok yang paling terkenal ialah  Mulawarman.

Mulawarman merupakan raja ketiga yang menjadi penerus dari sang ayah, yaitu Aswawarman. Selama masa pemerintahan Mulawarman, Kutai mencapai masa atau zaman keemasan dengan mantap. Penuh stabilitas mulai dari kehidupan sosial, politik, hingga kehidupan ekonomi.

Namun seiring berjalannya waktu kerajaan ini mengalami masa transisi. Masa pemerintahannya Kerajaan Kutai Mulawarman yang adalah kerajaan Hindu berganti menjadi Kerajaan Kutai Kartanegara dengan bentuk kesultanan Islam. Hal tersebut membuat sejarah Kerajaan ini sangat menarik untuk kamu ketahui . Untuk itu berikut kami sajikan sejarah singkat mengenai kerajaan Kutai.

kerajaan kutai
sumber web museumnusantara
  • Sejarah Kerajaan Kutai

Kerajaan Kutai merupakan kerajaan tertua sekaligus kerajaan Hindu pertama di Indonesia. Kerajaan ini diperkirakan berdiri pada tahun 400-500 Masehi dan kerajaan ini memiliki hubungan terkait perdagangan dengan India, meskipun letaknya tidak berada di jalur perdagangan Nusantara.

Nah dari hubungan dagang inilah yang menjadi awal dari penyebaran pengaruh Hindu di Indonesia. Salah satu yang bukti bahwa dulunya Kerajaan Kutai memiliki hubungan dagang dengan India adalah adanya Prasasti Yupa atau monumen batu yang berisi tulisan dalam bahasa Sansekerta. Bahasa Sansekerta juga diketahui sebagai bahasa kuno bangsa India atau juga merupakan bahasa liturgis dalam kepercayaan Hindu, Buddha, dan Jainisme. Melalui penemuan dari prasasti tersebut, para sejarawan menyimpulkan jika Kerajaan Kutai memang merupakan kerajaan Hindu tertua di Indonesia.

Meski tidak terletak dalam jalur perdagangan yang populer di khalayak dunia, Kerajaan Kutai tetap memiliki posisi yang sangat strategis. Sehingga bisa tetap terhubung ke dunia luar. Lokasinya diperkirakan berada di wilayah Muara Kaman, tepi sungai Mahakam, di Kalimantan Timur.

Sungai Mahakam berukuran cukup besar bahkan sampai memiliki beberapa anak sungai. Dengan ukurannya yang besar, memungkinkan sungai ini untuk pelayaran perahu dan kapal laut dari pantai hingga ke Muara Kaman. Dari situlah diperkirakan Kutai menjadi jalur perdagangan yang strategis.

Kerajaan Kutai didirikan oleh Kudungga yang selanjutnya dikenal dengan gelar Maharaja Kudungga Anumerta Dewawarman. Menurut sejarah, Kudungga adalah seorang pembesar dari kerajaan Champa yang berada di Kamboja. Di masa pemerintahan Kudungga, masih belum ada sistem pemerintahan yang  sistematis dan teratur. Kemudian setelah masa pemerintahan Kudungga, Kerajaan ini yang melanjutkan adalaj anaknya yang bernama Aswawarman.

Aswawarman terkenal sebagai seorang raja yang pandai dalam mengatur sistem pemerintahan. Sehingga ia mendapat gelar Wangsakerta yang berarti pembentuk keluarga raja. Selain itu, ia juga merupakan raja Kutai pertama yang menganut agama Hindu. Raja sebelumnya atau ayahnya berperan sebagai kepala suku dan belum menganut agama manapun.

Lalu kemudian setelah masa dari pemerintahan Aswawarman ini berakhir,  Kerajaan ini kemudian dinahkodai oleh anak sulungnya yaitu Mulawarman. Seperti yang sudah kita singgung di awal jika Mulawarman ini terkenal sebagai raja Kutai yang mampu membawa kerajaan menuju masa kejayaan. Bahkan beberapa para sejarawan menganggap Mulawarman adalah pendiri Kerajaan Kutai, sebab ia mampu membawa stabilitas pada kerajaan tersebut.

  • Masa Kejayaan Kerajaan Kutai

kerajaan kutai
Raja Mulawarman; sumber web kelasips

Masa periode keemasan Kutai mencapai puncak ketika masa pemerintahan Mulawarman.

Kehidupan ekonomi masyarakat dalam masa pemerintahan Mulawarman berkembang sangat pesat. Hal tersebut terlihat dari aktivitas perekonomiannya. Pada salah satu prasasti peninggalan tertulis bahwa Mulawarman sudah banyak menyelenggarakan perayaan atau upacara slametan dengan emas yang sangat banyak. Kemajuan perekonomiannya ini tidak berhenti sampai di situ, diperkirakan pula Kutai bahkan telah menjalin hubungan perdagangan internasional.

Para saudagar yang kebetulan melewati jalur perdagangan internasional, dulunya diperkirakan sering singgah terlebih dahulu di Kerajaan ini. Inilah salah satu yang menjadi alasan Kerajaan ini mengalami kemajuan ekonomi yang pesat hingga dapat mencapai masa kejayaannya.

Selain kemajuannya dalam bidang ekonomi, kejayaannya juga terlihat dari banyaknya golongan terdidik yang terdiri atad kasta Ksatria dan Brahmana. Golongan tersebut kemungkinan sebelumnya telah berlayar ke India atau pun pusat-pusat penyebaran agama Hindu di sebagian wilayah Asia Tenggara.

  • Kehidupan Kerajaan Kutai

Faktor lain yang membuat Kerajaan ini makmur adalah letak geografisnya. Sangat strategis walaupun bukan di jalur perdagangan internasional. Lokasinya mudah untuk mengakses lewat jalur maritim dan juga memiliki lahan yang subur, sebab berada di sungai Mahakam.

  1. Kehidupan Sosial

Kehidupan sosial Kerajaan Kutai cukup baik, karena terdiri dari masyarakat yang mampu menguasai bahasa Sansekerta serta menggunakan aksara Palawa dalam penulisan. Meskipun, mereka yang mampu adalah golongan Brahmana dan Ksatria yang merupaka kerabat-kerabat kerajaan.

Kondisi tersebut menunjukkan bahwa Kutai memakai sistem sosial berdasarkan kasta dalam menggolongkan masyarakatnya. Selain itu masyarakat Kutai juga terkenal menjunjung tinggi terhadap kepercayaan asli leluhurnya.

  1. Kehidupan Politik

Dalam sejarahnya, Mulawarman merupakan raja yang paling rakyatnya segani berkat sosoknya yang bijaksana dan murah hati. Ia mampu menciptakan stabilitas politik dengan cara melibatkan golongan lainnya dalam kerajaan. Tidak hanya dari golongan keluarga seperti yang dilakukan oleh para pendahulunya.

Bukti dari kemampuannya mengatur pemerintahan dengan cakap tersebut tertulis pada salah satu yupa dengan menyebutkan, “Mulawarman adalah raja yang paling berkuasa, kuat, dan bijaksana”.

  1. Kehidupan Ekonomi

Aktivitas perekonomian utama dari Kutai adalah bertani, sebab letaknya berada di pinggiran sungai Mahakam. Selain itu Mata pencaharian lainnya adalah beternak dan juga melakukan perdagangan internasional. Dalam salah satu yupa yang menjadi peninggalan Kutai disebutkan bahwa raja Mulawarman pernah memberikan hadiah berupa 20.000 ekor sapi kepada para Brahmana. Dari situ dapat kita lihat bahwa, pada abad ke-5, peternakan Kerajaan ini tergolong sangat maju. 

kerajaan Kutai
Prasasti Yupa; sumber web Kumparan
  • Peninggalan Kerajaan Kutai

Ada banyak peninggalan dari kerajaan ini. Nah salah satu peninggalan yang paling penting yaitu tujuh buah Prasasti Yupa. Prasasti tersebut berisikan tulisan menggunakan aksara Palawa dan masih dalam bahasa Sansekerta.

Bagi kamu yang masih asing, Yupa adalah tugu atau tiang batu yang ukurannya sekitar 1 meter dan tertanam di atas tanah. Lalu pada permukaan tiang batu tersebut ada ukiran prasasti Kerajaan Kutai yang merupakan sumber tulisan tertua di Indonesia. Yupa sendiri memiliki beberapa fungsi utama, yakni selain sebagai prasasti, juga sebagai tiang pengikat hewan saat acara keagamaan, dan juga bisa menjadi simbol kebesaran sang raja.

Di prasasti tersebut berisi tentang kisah dari Kudungga, Aswawarman, hingga Mulawarman.

Sebagian berisi tentang silsilah raja, penyebaran Agama kerajaan kutai yaitu Hindu, cakupan wilayah Kerajaan Kutai yang mencakup hampir seluruh wilayah Kalimantan Timur, hingga penggambaran mengenai kondisi kehidupan ekonominya yang sejahtera dan aman.

Demikian sejarah singkat mengenai kerajaan Kutai, semoga dapat mengobati rasa penasaran kamu sebelumnya. Meskipun masih banyak sejarah yang menarik hingga masa kemunduran kerajaan Kutai ini.

Baca Juga ini Ya !! =>  Sejarah Kota Yogyakarta & Segala Hal Tentang Jogja
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *