Tag: kuliner malang

  • Kuliner Malang, Manjakan Lidahmu dengan Cita Rasa Nikmat Jawa Timur

    Kuliner Malang, Manjakan Lidahmu dengan Cita Rasa Nikmat Jawa Timur

    Malang, kota yang menjadi salah satu destinasi wisata populer di Jawa Timur. Kotanya yang sejuk dan asri membuat Malang menjadi tempat yang cocok untuk menghabiskan waktu liburan sambil menyegarkan pikiran dari sibuknya pekerjaan. Banyak tempat wisata menarik yang bisa kamu kunjungi di Kota ini, misalnya saja tempat wisata keluarga, wisata sejarah dan budaya, hingga tempat-tempat wisata alam yang menyuguhkan pemandangan alam yang spektakuler. Nah selain objek wisata tersebut, kamu juga bisa menikmati berbagai jenis kuliner Malang yang memiliki rasa nikmat khas Jawa Timur.

    Malang memiliki kuliner-kuliner lezat nan unik, yang merupakan salah satu daya tarik bagi para wisatawan yang ingin berkunjung ke kota ini. Khususnya para pecinta kuliner. Kamu bisa berwisata kuliner dengan mencicipi berbagai macam makanan yang ada. Nah bagi kamu yang mungkin penasaran apa saja makanan yang bisa kamu coba, berikut kami berikan beberapa informasi mengenai kuliner Malang yang populer.

    1. Bakso

    kuliner malang, bakso
    sumber instagram @ummumarshaayu

    Di urutan pertama sudah pasti akan ditempati oleh kuliner Malang yang satu ini, Bakso. Bakso sebenarnya sudah tersebar dan ada hampir di seluruh wilayah di Indonesia. Bahkan kuliner nusantara yang satu ini sudah menjadi makanan Nasional. Malang menjadi surga bagi para pecinta bakso, sebab bakso yang ada di kota Malang memiliki rasa yang nikmat dan khas.

    Tidak heran Malang sampai dijuluki sebagai kota bakso. Salah satu tempat untuk menikmati bakso yang populer dan sudah melegenda adalah Bakso Presiden. Kedai ini sudah ada sejak tahun 1977 lho, dan sampai sekarang masih ramai dikunjungi pelanggan. Tidak hanya dari masyarakat kota malang, tetapi juga dari para wisatawan luar kota yang penasaran dengan kelezatan baksonya. Tidak hanya menyediakan bakso seperti pada umumnya, Bakso Presiden juga menyediakan varian bakso goreng hingga bakso bakar.

    Unik Bukan? Nah jika kamu penasaran, jangan lupa untuk mencoba menikmati kuliner Malang Bakso ini ketika sedang berkunjung ke kota Malang. Rasakan langsung kehangatan berbagai pilihan menu bakso di kedai Bakso Presiden.

    1. Rawon

    kuliner Malang, rawon
    sumber instagram @yulia_tokarmo

    Kuliner yang berikut ini juga, meski tidak sepopuler bakso, sudah banyak dikenal oleh masyarakat nusantara. Rawon terkenal sebagai kuliner khas Jawa Timur, dan sebagian besar kota-kota di Jawa Timur ini menjadikan rawon sebagai salah satu kuliner khasnya. Salah satunya adalah kota Malang, rawon juga menjadi salah satu makanan favorit di Kota ini.

    Rawon merupakan kuliner olahan daging sapi dengan kuah khasnya yang berwarna hitam. Kuah hitam khas rawon ini berasal dari kluwek. Perpaduan daging sapi dan kuahnya ini memberikan rasa yang unik dan tentunya nikmat. Kamu bisa memadukan Rawon dengan telur asin dan sambal cabai untuk menghasilkan kenikmatan menyantap rawon yang sempurna.

    Salah satu rekomendasi tempat untuk menikmati rawon di kota Malang adalah Rawon Nguling. Nah jika suatu saat kamu berencana mengunjungi kota ini, kamu bisa mampir dan mencoba kenikmatan kuliner malang yang satu ini. Rawon Nguling Malang sudah sangat terkenal dan sudah ada sejak tahun 1983. Kamu bisa menikmati rawon dengan berbagai pelengkap lainnya sesuai selera, seperti babat atau juga perkedel. Nikmati kelezatan kuliner Malang dengan harga yang juga cukup terjangkau.

    1. Nasi Pecel

    kuliner malang, pecel
    sumber instagram @tia_sulaksono

    Begitu mendengar nasi pecel, mungkin yang pertama terlintas di pikiranmu adalah kota Madiun. Ya, Madiun memang terkenal dengan julukan sebagai kota pecel, tapi bukan satu-satunya yang memiliki makanan tersebut.

    Pecel merupakan salah satu makanan khas daerah Jawa Timur, sama seperti rawon. Jadi tidak heran jika beberapa daerah di Jawa Timur menjadikan nasi pecel ini sebagai makanan favoritnya. Nah salah satunya adalah Kota Malang. Nasi pecel ini sudah menjadi salah satu makanan populer bagi masyarakatnya.

    Nasi pecel merupakan kuliner yang menyajikan perpaduan antara nasi dan pecel yang merupakan sayuran segar dan bumbu kacang. Sebagai pelengkap, biasanya ada tambahan peyek. Sayuran segarnya sendiri merupakan tauge, kangkung, kacang panjang dan lainnya yang telah direbus terlebih dahulu. Jika kamu sedang berada di kota Malang, kamu bisa mengunjungi Pecel Kawi 1975. Tempat makan ini sudah sangat terkenal dengan nasi pecelnya yang nikmat.

    1. Orem-Orem

    orem orem
    sumber instagram @dapurnoona_sherly

    Untuk makanan yang satu ini mungkin sebagian dari kamu masih sedikit asing, terutama yang berasal dari luar wilayah Jawa Timur. Orem-orem merupakan kuliner malang yang diolah dari ayam dan irisan tempe goreng khas kota Malang, kemudian dipadukan dengan kuah santan yang cukup kental. 

    Kuliner yang satu ini cukup sederhana, tetapi rasanya jangan ditanya. Kamu bisa menemukan orem-orem ini di warung orem-orem Pak Tik. Warung ini merupakan salah satu yang menjadi favorit untuk menikmati orem-orem. Kamu bisa menikmati kuliner Malang ini dengan dampingan ketupat. Yang menjadikan orem-orem Pak Tik ini unik adalah karena cara memasaknya yang masih tradisional, yaitu dengan menggunakan arang.

    Setiap harinya banyak pengunjung yang datang untuk menikmati kelezatan orem-orem ini, terlebih ketika akhir pekan. Tidak hanya masyarakat kota Malang, banyak wisatawan dari luar kota yang juga mampir karena penasaran dengan rasanya.

    1. Tempe Mendol

    tempe mendol
    sumber instagram @tantriseating

    Nah selanjutnya adalah Tempe Mendol yang merupakan kuliner khas kota malang yang cukup unik. Tempe mendol ini terbuat dari tempe biasa yang dibentuk lonjong sedemikian rupa ata yang biasa disebut mendol. Tempe mendol ini menjadi salah satu makanan atau lauk bagi masyarakat kota Malang. Makanan tradisional ini masih terus populer dan tidak kalah dibandingkan dengan kuliner Malang kekinian lho.

    Bentuknya sangat berbeda dari tempe pada umumnya, teksturnya juga lebih padat. Untuk lebih mudah mencari makanan yang satu ini, kamu bisa datang ke warung-warung pecel. Karena biasanya tempe mendol ini menjadi lauk pendamping untuk nasi pecel.

    1. Ketan

    ketan
    sumber instagram @nimasmhr

    Kuliner Malang berikutnya direkomendasikan buat kamu yang menyukai makanan manis dan hangat. Terlebih lagi dengan suasana kota malang yang cukup dingin, ketan sangat cocok untuk kamu nikmati. Kuliner yang satu ini berasal dari beras ketan yang dinikmati bersama dengan parutan kelapa.

    Salah satu tempat terkenal untuk menikmati ketan berada di Kota Batu, yaitu Pos Ketan Legenda. Letaknya berada di sekitar alun-alun kota Batu. Tempat ini sudah sangat populer untuk berwisata kuliner di Batu Malang dan sudah ada sejak tahun 1967. Kamu bisa menikmati berbagai macam pilihan menu ketan manis dan varian ketan gurih seperti ketan keju hingga ketan ayam pedas.

    1. Wedang Ronde

    wedang ronde
    sumber instagram @s_angela23

    Satu lagi kuliner Malang yang bisa menghangatkan kamu di tengah dinginnya hawa kota Malang adalah Wedang Ronde. Wedang ronde sebenarnya merupakan minuman tradisional Jawa yang hampir mudah kamu temui di seluruh wilayah Jawa. Minuman ini terbuat dari rebusan air jahe, serai dan juga gula Jawa. Kemudian ditambahkan dengan tepung beras yang berbentuk bola kecil, berisi gula. Bolatan itulah yang disebut ronde.

    Di kota Malang sendiri wedang ronde sangat cocok. Kandungan jahenya bisa membuat tubuh menjaga kehangatannya, terlebih lagi penyajiannya adalah wedang hangat. Salah satu tempat yang bisa menjadi rekomendasi untuk kamu menikmati wedang ronde adalah ronde Titoni. Kedai Ronde ini sudah menjadi cukup legendaris dan terkenal bagi masyarakat kota Malang.

    Bagaimana, kamu tertarik untuk menikmati kuliner-kuliner Malang di atas? Jika masih penasaran, kamu bisa melihat review kuliner Malang di internet terlebih dahulu. Pastikan menyempatkan waktu untuk menikmati kuliner-kuliner tersebut ketika sedang berada di Kota Malang. Kamu bisa berkeliling kota untuk menemui tempat-tempat yang menjajakan kuliner tersebut atau bisa langsung mengunjungi tempat kuliner Pasar Besar Malan untuk pilihan yang lebih lengkap.

  • Menguak Sejarah Kota Malang & Fakta Uniknya!

    Menguak Sejarah Kota Malang & Fakta Uniknya!

    kota Malang

    Membahas sejarah kota Malang akan sangat menarik. Ada begitu banyak fakta-fakta sejarah yang sangat bagus untuk kita ketahui. Saat berbicara sejarah, memang tidak semua orang akan merasa antusias. Namun, kita sebagai orang Indonesia yang baik tidak boleh begitu. Bangsa yang baik adalah bangsa yang tidak melupakan sejarah negaranya. Apalagi jika Anda adalah arek Malang asli. Kalau sampai tidak tahu arti kota Malang dan cerita sejarahnya, pasti akan memalukan sekali, kan? Nah, pada artikel ini kita akan membahas sejarah kota Malang beserta fakta-fakta unik lainnya tentang kota ini!

    Ringkasan Sejarah Kota Malang

    Saat membahas soal sejarah, kita perlu membaginya ke dalam beberapa periode. Masa prasejarah, kerajaan, penjajahan, dan setelah kemerdekaan Indonesia. Ini diperlukan agar kita lebih mudah dalam memahami alur waktu terbentuknya kota Malang. Berikut adalah alur waktu sejarah kota Malang:

    Masa Prasejarah

    Candi di Malang

    Aslinya lokasi kota Malang adalah sebuah cekungan. Ketinggian kota Malang pada masa saat itu cukup tinggi hingga memiliki iklim dan temperatur udara yang cukup sejuk. Apalagi wilayah Malang saat itu banyak terdapat aliran sungai. Dengan begitu para manusia prasejarah banyak yang menetap dan mendirikan pemukiman.

    Selain itu juga, ada banyak ditemukan peninggalan sejarah yang tergolong kuno. Puing-puing candi, arca, berbagai prasasti, bekas saluran air, dan bahkan gerabah banyak ditemukan di Malang. Dalam salah satu peninggalan prasasti tersebut juga kita ketahui tentang asal mula penamaan Malang. Dengan kata lain, nama Malang ternyata sudah lama eksis sejak abad 12 Masehi. Sudah cukup lama, ya?

    Masa Kerajaan

    Sebelum masuk ke masa penjajahan, Malang saat itu banyak diduduki oleh banyak kerajaan. Sesuai dengan catatan sejarah yang ada, Kerajaan Kanjuruhan merupakan awal mula tumbuhnya Malang. Banyak juga yang percaya bahwa karena kerajaan inilah yang menjadi pondasi awal dari Malang.

    Kemudian setelah era Kerajaan Kanjuruhan, terdapat satu kerajaan yang makmur berdiri di Malang. Baru ketika Kerajaan Majapahit kalah saat penaklukan oleh Islam, patih Majapahit kabur ke Malang. Baru ketika tahun 1614, Sultan Mataram yang berasal dari Jawa Tengah berhasil menduduki Malang setelah sebelumnya berperang dengan penduduk lokal.

    Masa Penjajahan

    Malang Tempo Dulu

    Nasib kota Malang saat masa penjajahan tidak jauh berbeda dengan kota-kota lainnya. Malang tak luput dari jajahan Belanda kala itu. Namun karena kedatangan bangsa penjajah Belanda, kota ini justru mengalami kemajuan pesat. Hal ini disebabkan karena pihak Belanda banyak membangun fasilitas umum untuk mensejahterakan bangsanya sendiri. Bangunan dan sistem pemerintahan ala Belanda pun hadir di Malang. Tak lupa dengan konsekuensi berupa sikap diskriminasi terhadap rakyat pribumi. Bahkan hal diskriminatif itu katanya masih terlihat sampai sekarang. Terutama di Jalan Besar Ijen dan area di sekitarnya.

    Saat Belanda mulai terdesak dan Jepang datang berganti untuk menguasai Indonesia, Malang pun bernasib sama. Tentara Jepang datang ke Malang dan menggantikan pemerintahan Belanda di kota ini pada tanggal 7 Maret 1942. Selama pihak penjajah Jepang berada di Malang, ada banyak kebijakan yang dikeluarkan oleh mereka. Misalnya dengan mengalih fungsikan berbagai bangunan bekas Belanda dan markas tentara Belanda. Pihak Jepang mengalih fungsikan bangunan-bangunan tersebut untuk kepentingan Jepang sendiri.

    Masa Setelah Kemerdekaan Indonesia

    Meskipun Indonesia sudah menyatakan kemerdekaannya saat 17 Agustus 1945, Malang tidak secara langsung bergabung dengan Indonesia. Butuh waktu hingga lebih dari satu bulan untuk transisi sistem pemerintahan. Barulah di tanggal 21 September 1945, kota Malang resmi menjadi bagian dari republik Indonesia. Meskipun beberapa waktu setelahnya Belanda merebut Malang kembali saat masa revolusi. Namun, berkat perjuangan rakyat yang gigih, Malang berhasil kembali ke pangkuan Indonesia. Pada tanggal 1 Januari 2001, ditetapkan sistem pemerintah kota untuk Malang. 

    Ini Sejumlah Fakta Unik Kota Malang

    Nah, seperti itulah sejarah kota Malang mulai dari awal prasejarah hingga sekarang. Belum lengkap rasanya kalau kita ingin tahu banyak soal profil kota Malang tapi hanya tahu sejarahnya saja. Kita juga harus tahu tentang informasi umum tentang kota ini. Jumlah penduduk kota Malang 2020 ternyata mengalami kenaikan dari tahun sebelumnya. Jika di tahun 2019, kota Malang dihuni oleh 870.682 jiwa, maka tahun 2020 meningkat jadi 874.890 jiwa. Luas kota Malang pun mencapai 110 kilometer persegi.

    Lalu, apa sajakah fakta uniknya? Yuk, simak poin-poin di bawah ini:

    Wisata Alamnya yang Mengundang Decak Kagum

    Bromo

    Tahukah Anda jika wisata kota Malang terutama untuk alamnya sangatlah mengagumkan? Ada Air Terjun Coban Pelangi, Gunung Semeru, dan Gunung Bromo. Ya, betul! Kawah Bromo yang fenomenal tersebut berada di Malang. Selain itu, iklim di Batu, Malang terbilang cukup dingin dan sejuk. Sehingga, daerah ini sering menjadi destinasi bagi warga Jawa Timur terutama Surabaya. Iklim Surabaya yang cenderung panas membuat Malang menjadi tempat liburan yang pas untuk refreshing.

    Makna Nama Kota Malang

    Meski nama “malang” dalam bahasa Indonesia bermakna negatif, tapi sebenarnya tidak. Nama lengkap Malang sebenarnya adalah Malangkucecwara. Nama itu merupakan semboyan kota Malang yang sangat terkenal. Semboyan ini sempat muncul di pad prasasti yang berasal dari tahun 907-908. Kemudian seorang ahli bahasa Sanskerta dan Jawa Kuno bernama Raden Mas Ngabehi mengusulkan Malangkucecwara menjadi semboyan untuk kota ini. Maknanya pun sangat dalam karena berarti Tuhan akan membantu untuk menghancurkan hal-hal yang jahat atau bathil.

    Swiss yang Ada di Jawa

    Jika Bandung disebut sebagai Paris van Java, Malang pun juga punya sebutannya sendiri. Kota ini mendapat julukan sebagai Switzerland van Java. Sebutan mudahnya adalah Swiss yang ada di Pulau Jawa. Julukan ini tidak asal diberikan begitu saja. Kota Malang yang dikelilingi beberapa gunung dan penataan kota yang bagus membuat kesan kota ini sangat bagus. Saking bagusnya bahkan bisa dibilang hampir mirip seperti Swiss. Jadi, tidak usah jauh-jauh ke Eropa hanya untuk merasakan Swiss, kan? Indonesia punya kota yang mirip dengan Swiss, lho!

    Masyarakatnya yang Punya Dialek Khas

    Malang terletak di wilayah Jawa Timur. Orang Jawa Timur biasa berdialog dengan bahasa Jawa untuk komunikasi sehari-harinya. Bahasa Jawa untuk masyarakat Malang pun mempunyai keunikan tersendiri pada dialeknya. Hal ini membedakannya dari bahasa Jawa yang ada di Surabaya, Madura, atau wilayah Jawa Timur lainnya. Dialek unik tersebut bernama dialek terbalik atau dialek walikan. Misal saat Anda ingin bilang “kamu” atau “saya”, maka pada dialek walikan akan menjadi “umak”, “ayas”. Hal itu juga sama jika Anda ingin berkata “arek Malang”, dengan dialek walikan jadi “kera ngalam”.

    Kulinernya yang Tak Kalah Lezat

    Kuliner Malang

    Apalah arti sebuah kota apik jika kulinernya tak lezat. Berkunjung ke kota Malang pasti akan membuat lidah Anda bergoyang. Ada begitu banyak kuliner legendaris yang bisa Anda temukan di kota ini. Sebut saja Sego Resek, Tahu Lontong “Lonceng”, Es Krim di Toko Oen, Sate Gebug yang dibuat dari sirloin, dan Es Tawon Kidul Dalem. Dari namanya saja sudah unik, pasti rasanya juga bikin ketagihan dan ingin kembali ke Malang!