Tag: wisata kota malang

  • Tempat Wisata di Malang Raya dengan Panorama Menakjubkan

    Tempat Wisata di Malang Raya dengan Panorama Menakjubkan

    Tempat wisata di Malang banyak menjadi sasaran para wisatawan. Pasalnya, banyak tempat terbaik yang bisa kita singgahi di sana. Biasanya para pelancong berwisata tak hanya di Kota Malang saja. Mereka juga menjelajahi Kabupaten Malang dan Kota Batu yang, bersama dengan Kota Malang, merupakan wilayah metropolitan Malang yaitu Malang Raya.

    Semua tempat wisata se-Indonesia sempat harus tutup di awal pandemi covid-19 yang merebak tahun lalu. Termasuk wisata Kota Malang. Tapi, sekarang banyak tempat wisata di Malang yang sudah buka kembali, meski dengan peraturan-peraturan sesuai protokol kesehatan. Makanya, kalau kamu mau berkunjung ke tempat wisata di Malang yang buka, tetap ingat terus 3M ya! Oke, sekarang kita mulai bahas tempat-tempat wisata di Malang yuk, buat referensi liburan kamu selanjutnya. Gaskeun, kapten!

    1. Kampung Tematik Jodipan, Tridi, dan Kampung Biru Arema

    Sumber: Instagram @mandalaadji

    Yang pertama ada tiga lokasi ‘tempat wisata’ hits yang kekinian dan Instagram-worthy. Sebenarnya ketiganya itu kawasan hunian loh. Tapi terkonsep sedemikian rupa yang menjadikan ketiganya unik dan ‘mengundang’ banget buat background foto. Kampung Jodipan bercat warna-warni, Kampung Biru Arema serba biru total sejauh mata memandang, dan Kampung Tridi penuh karya seni 3D pada dinding-dinding dan jalanannya.

    2. Masjid Tiban Turen Malang

    tempat wisata di malang
    Sumber: Instagram @anisadheaa

    Sebuah masjid yang arsitektur bangunannya mengundang decak kagum. Bernuansa biru-putih, dan seluruh area kerasa Turki-nya. Seakan kamu berada di istana Kesultanan Persia ala cerita-cerita dogeng 1001 malam gitu. Oh ya, masjid ini sebenarnya adalah area Pondok Pesantren Syalafiyah Bihaaru Bahri’ Asali Fadlaairil Rahmah yang ada di Jalan Anggur, Turen, Kabupaten Malang. Tapi, wisatawan dan peziarah boleh masuk kok. Di area yang sama juga ada kolam renang dengan perahu kecil untuk anak-anak bermain, mini zoo, toko souvenir dan juga toko camilan.

    3. Malang Night Paradise

    tempat wisata di malang
    Sumber: Instagram @bendottetapsemangat

    Versi Malang-nya Batu Night Spectacular. Malang Night Paradise menawarkan wisata malam yang nggak kalah asyik-nya. Apalagi kalau kamu hobi fotoan. Taman ini ada berbagai spot menarik. Ada Dino Park, Taman Lampion, dan Air Terjun Menari. Juga ada wahana terbaru yaitu Magic Journey, perahu yang bakal mengantar kamu ke perjalanan ajaib menyusuri sungai buatan. Jangan lupa bawa kamera yang yahud buat mengabadikan pesta malam harimu di Malang!

    4. Pantai Balekambang

    Sumber Instagram @balekambangmalang

    Wisata pantai Malang yang satu ini mirip-mirip sama Tanah Lot di Bali. Yup. Karena dekat pantai ini ada pulau dengan pura. Adalah Pura Amerta Jati yang berdiri dengan menawan di atas Pulau Ismoyo, dengan jembatan yang menghubungkan pantai dengan pulau. Lokasinya ada di Sumber Jambe, Srigonco, Kec. Bantur, Kab. Malang. Kamu bisa menikmati sunset, dan berjalan menyusuri garis pantai sepanjang 2 km yang terdiri dari 3 pantai kecil: Anoman, Wisanggeni, Ismoyo. Iya. Nama dari tokoh pewayangan Jawa.

    5. Pantai Tiga Warna

    Sumber: Instagram @pantaitigawarna

    Satu lagi pantai nan indah di Kabupaten Malang, kali ini di Kecamatan Sumbermanjing Wetan. Sebelum berkunjung, sebaiknya kamu reservasi dulu ke nomor pengelola yaitu 0821-3267-7713 atau 0812-3333-9889. Sebab pantai ini hanya menerima 200 pengunjung saja setiap harinya. Ini karena Pantai Tiga Warna ada di area hutan konservasi gaes, jadi harus tetap terjaga kelestariannya. Juga harus sedia uang lebih, karena untuk masuk kamu harus memakai jasa tour guide yang mengantar rombonganmu berkeliling area konservasi. Biayanya total 300 ribu rupiah per rombongan 10 orang. Cukup murah untuk pesona panorama yang nggak ada duanya. Siapin tenaga juga ya, karena untuk sampai ke area Pantai Tiga Warna, kamu harus berjalan cukup jauh.

    6. Sumber Mata Air Sirah

    Sumber: Instagram @bagusneutral

    Move on dari bibir pantai, kali ini kita main air di sumber mata air yang nggak kalah cantik pemandangannya. Daya tarik utamanya adalah air yang super bening, dengan ganggang air serta aneka tanaman air lainnya yang terlihat jelas. Tempat wisata ini juga murah meriah. Tiket masuknya cuma seribu perak! Lokasi? Ada di Jalan Sunan Kalijaga I, Putuk Utara, Putukrejo, Gondanglegi, Malang.

    7. Taman Nasional Bromo Tengger Semeru

    tempat wisata di malang
    Sumber: Instagram @mrs.renjana

    Udah di Malang, jangan lewatkan kesempatan menjelajahi area Taman Nasional Bromo Tengger Semeru. Memang, wisatawan biasanya start dari Malang kalau mau ke taman nasional ini. Banyak banget destinasi wisata yang berada di area Taman Nasional Bromo Tengger Semeru. Sebut saja Gunung Bromo dengan Jeep tour dan pasir berbisik-nya, Pura Luhur Poten, Gunung Batok yang cerita asal mula-nya ada di legenda Tengger, Gunung Semeru dengan Ranu Kumbolo-nya, Air Terjun Madakaripura, dan lain-lain. Kalau datang pada saat yang tepat, kamu juga bisa menyaksikan sakral-nya upacara adat Suku Tengger. Jangan lupa bawa baju hangat, topi rajut, syal, atau apapun itu untuk menjagamu tetap hangat, karena di sini dingin banget!

    8. Selecta

    Sumber: Instagram @nurulcholifah19

    Taman Rekreasi Selecta memang bukan tempat wisata baru. Tapi pesonanya belum pudar. Buat yang pengen menyegarkan mata dengan memandangi bebungaan aneka warna yang mekar dengan cantik, bisa datang ke Jalan Raya Selecta no. 1, Tulungrejo, Kec. Bumiaji, Kota Batu. Dengan membayar tiket masuk 35 ribu, kamu udah bisa berkeliling taman bunga nan cantik. Ada juga berbagai wahana seru seperti Sky Bike, Sepeda Air, Family Coaster, Water Park, juga Perahu Ayun Kora-Kora.

    9. Museum Angkut

    tempat wisata di malang
    Sumber: Instagram @kilshagram

    Salah satu lokasi wisata Malang terfavorit nih hyung. Pamornya naik terus beberapa tahun terakhir. Museum ini merupakan yang terbesar se-Asia Tenggara, dengan luas area 3,8 hektar! Di sana terpajang 300 kendaraan dari berbagai zaman dan berbagai negara. Museum Angkut punya 8 zona pameran yang memajang kendaraan-kendaraan sesuai tema. Ada juga Pasar Apung di luar gedung museum, di mana kamu bisa menyusuri sungai pakai gondola.

    10. The Onsen Hot Spring Resort

    Sumber: Instagram @len______ny

    Pengen liburan ke Jepang tapi budget minim? Ke Kota Batu ajalah dulu. Ada satu resort yang bikin kamu merasa langsung teleport ke Negeri Sakura karena suasana dan konsepnya yang Jepang banget. The Onsen Hot Spring Resort adalah tempatnya staycation bareng pasangan, keluarga, atau para sahabat. Bungalow-nya yang bergaya ryokan khas penginapan di Jepang punya pilihan 2 atau 3 buah futon, kasur khas Jepang. Berlantai tatami dan berdinding kayu serta ber-shoji, pintu dan jendela khas Jepang yang terbuat dari kertas washi. Banyak juga aktivitas yang bisa kamu lakukan selama stay di resort ini. Seperti berendam di onsen, belajar ikebana dan origami, makan sashimi dan menyeruput teh hijau hangat. Juga panen foto instagramable dengan banyaknya spot foto ala Jepang di area resort.

    Oke gaes, sepuluh aja rekomendasi tempat wisata di Malang kali ini. Tapi masih banyak kok, tempat-tempat lain yang nggak kalah WOW pemandangannya. Setelah dari tempat wisata di Malang Batu, kamu bisa lanjut pelesir ke kota lain di Pulau Jawa, misalnya ke tempat wisata di Surabaya. Pasti asyik tuh, tur keliling pulau. Bisa banget juga buat jadi target tahun 2021 ini. Sekarang yuk mulai nabung-nabung dulu. Tahun baru, semangat baru!

  • Menguak Sejarah Kota Malang & Fakta Uniknya!

    Menguak Sejarah Kota Malang & Fakta Uniknya!

    kota Malang

    Membahas sejarah kota Malang akan sangat menarik. Ada begitu banyak fakta-fakta sejarah yang sangat bagus untuk kita ketahui. Saat berbicara sejarah, memang tidak semua orang akan merasa antusias. Namun, kita sebagai orang Indonesia yang baik tidak boleh begitu. Bangsa yang baik adalah bangsa yang tidak melupakan sejarah negaranya. Apalagi jika Anda adalah arek Malang asli. Kalau sampai tidak tahu arti kota Malang dan cerita sejarahnya, pasti akan memalukan sekali, kan? Nah, pada artikel ini kita akan membahas sejarah kota Malang beserta fakta-fakta unik lainnya tentang kota ini!

    Ringkasan Sejarah Kota Malang

    Saat membahas soal sejarah, kita perlu membaginya ke dalam beberapa periode. Masa prasejarah, kerajaan, penjajahan, dan setelah kemerdekaan Indonesia. Ini diperlukan agar kita lebih mudah dalam memahami alur waktu terbentuknya kota Malang. Berikut adalah alur waktu sejarah kota Malang:

    Masa Prasejarah

    Candi di Malang

    Aslinya lokasi kota Malang adalah sebuah cekungan. Ketinggian kota Malang pada masa saat itu cukup tinggi hingga memiliki iklim dan temperatur udara yang cukup sejuk. Apalagi wilayah Malang saat itu banyak terdapat aliran sungai. Dengan begitu para manusia prasejarah banyak yang menetap dan mendirikan pemukiman.

    Selain itu juga, ada banyak ditemukan peninggalan sejarah yang tergolong kuno. Puing-puing candi, arca, berbagai prasasti, bekas saluran air, dan bahkan gerabah banyak ditemukan di Malang. Dalam salah satu peninggalan prasasti tersebut juga kita ketahui tentang asal mula penamaan Malang. Dengan kata lain, nama Malang ternyata sudah lama eksis sejak abad 12 Masehi. Sudah cukup lama, ya?

    Masa Kerajaan

    Sebelum masuk ke masa penjajahan, Malang saat itu banyak diduduki oleh banyak kerajaan. Sesuai dengan catatan sejarah yang ada, Kerajaan Kanjuruhan merupakan awal mula tumbuhnya Malang. Banyak juga yang percaya bahwa karena kerajaan inilah yang menjadi pondasi awal dari Malang.

    Kemudian setelah era Kerajaan Kanjuruhan, terdapat satu kerajaan yang makmur berdiri di Malang. Baru ketika Kerajaan Majapahit kalah saat penaklukan oleh Islam, patih Majapahit kabur ke Malang. Baru ketika tahun 1614, Sultan Mataram yang berasal dari Jawa Tengah berhasil menduduki Malang setelah sebelumnya berperang dengan penduduk lokal.

    Masa Penjajahan

    Malang Tempo Dulu

    Nasib kota Malang saat masa penjajahan tidak jauh berbeda dengan kota-kota lainnya. Malang tak luput dari jajahan Belanda kala itu. Namun karena kedatangan bangsa penjajah Belanda, kota ini justru mengalami kemajuan pesat. Hal ini disebabkan karena pihak Belanda banyak membangun fasilitas umum untuk mensejahterakan bangsanya sendiri. Bangunan dan sistem pemerintahan ala Belanda pun hadir di Malang. Tak lupa dengan konsekuensi berupa sikap diskriminasi terhadap rakyat pribumi. Bahkan hal diskriminatif itu katanya masih terlihat sampai sekarang. Terutama di Jalan Besar Ijen dan area di sekitarnya.

    Saat Belanda mulai terdesak dan Jepang datang berganti untuk menguasai Indonesia, Malang pun bernasib sama. Tentara Jepang datang ke Malang dan menggantikan pemerintahan Belanda di kota ini pada tanggal 7 Maret 1942. Selama pihak penjajah Jepang berada di Malang, ada banyak kebijakan yang dikeluarkan oleh mereka. Misalnya dengan mengalih fungsikan berbagai bangunan bekas Belanda dan markas tentara Belanda. Pihak Jepang mengalih fungsikan bangunan-bangunan tersebut untuk kepentingan Jepang sendiri.

    Masa Setelah Kemerdekaan Indonesia

    Meskipun Indonesia sudah menyatakan kemerdekaannya saat 17 Agustus 1945, Malang tidak secara langsung bergabung dengan Indonesia. Butuh waktu hingga lebih dari satu bulan untuk transisi sistem pemerintahan. Barulah di tanggal 21 September 1945, kota Malang resmi menjadi bagian dari republik Indonesia. Meskipun beberapa waktu setelahnya Belanda merebut Malang kembali saat masa revolusi. Namun, berkat perjuangan rakyat yang gigih, Malang berhasil kembali ke pangkuan Indonesia. Pada tanggal 1 Januari 2001, ditetapkan sistem pemerintah kota untuk Malang. 

    Ini Sejumlah Fakta Unik Kota Malang

    Nah, seperti itulah sejarah kota Malang mulai dari awal prasejarah hingga sekarang. Belum lengkap rasanya kalau kita ingin tahu banyak soal profil kota Malang tapi hanya tahu sejarahnya saja. Kita juga harus tahu tentang informasi umum tentang kota ini. Jumlah penduduk kota Malang 2020 ternyata mengalami kenaikan dari tahun sebelumnya. Jika di tahun 2019, kota Malang dihuni oleh 870.682 jiwa, maka tahun 2020 meningkat jadi 874.890 jiwa. Luas kota Malang pun mencapai 110 kilometer persegi.

    Lalu, apa sajakah fakta uniknya? Yuk, simak poin-poin di bawah ini:

    Wisata Alamnya yang Mengundang Decak Kagum

    Bromo

    Tahukah Anda jika wisata kota Malang terutama untuk alamnya sangatlah mengagumkan? Ada Air Terjun Coban Pelangi, Gunung Semeru, dan Gunung Bromo. Ya, betul! Kawah Bromo yang fenomenal tersebut berada di Malang. Selain itu, iklim di Batu, Malang terbilang cukup dingin dan sejuk. Sehingga, daerah ini sering menjadi destinasi bagi warga Jawa Timur terutama Surabaya. Iklim Surabaya yang cenderung panas membuat Malang menjadi tempat liburan yang pas untuk refreshing.

    Makna Nama Kota Malang

    Meski nama “malang” dalam bahasa Indonesia bermakna negatif, tapi sebenarnya tidak. Nama lengkap Malang sebenarnya adalah Malangkucecwara. Nama itu merupakan semboyan kota Malang yang sangat terkenal. Semboyan ini sempat muncul di pad prasasti yang berasal dari tahun 907-908. Kemudian seorang ahli bahasa Sanskerta dan Jawa Kuno bernama Raden Mas Ngabehi mengusulkan Malangkucecwara menjadi semboyan untuk kota ini. Maknanya pun sangat dalam karena berarti Tuhan akan membantu untuk menghancurkan hal-hal yang jahat atau bathil.

    Swiss yang Ada di Jawa

    Jika Bandung disebut sebagai Paris van Java, Malang pun juga punya sebutannya sendiri. Kota ini mendapat julukan sebagai Switzerland van Java. Sebutan mudahnya adalah Swiss yang ada di Pulau Jawa. Julukan ini tidak asal diberikan begitu saja. Kota Malang yang dikelilingi beberapa gunung dan penataan kota yang bagus membuat kesan kota ini sangat bagus. Saking bagusnya bahkan bisa dibilang hampir mirip seperti Swiss. Jadi, tidak usah jauh-jauh ke Eropa hanya untuk merasakan Swiss, kan? Indonesia punya kota yang mirip dengan Swiss, lho!

    Masyarakatnya yang Punya Dialek Khas

    Malang terletak di wilayah Jawa Timur. Orang Jawa Timur biasa berdialog dengan bahasa Jawa untuk komunikasi sehari-harinya. Bahasa Jawa untuk masyarakat Malang pun mempunyai keunikan tersendiri pada dialeknya. Hal ini membedakannya dari bahasa Jawa yang ada di Surabaya, Madura, atau wilayah Jawa Timur lainnya. Dialek unik tersebut bernama dialek terbalik atau dialek walikan. Misal saat Anda ingin bilang “kamu” atau “saya”, maka pada dialek walikan akan menjadi “umak”, “ayas”. Hal itu juga sama jika Anda ingin berkata “arek Malang”, dengan dialek walikan jadi “kera ngalam”.

    Kulinernya yang Tak Kalah Lezat

    Kuliner Malang

    Apalah arti sebuah kota apik jika kulinernya tak lezat. Berkunjung ke kota Malang pasti akan membuat lidah Anda bergoyang. Ada begitu banyak kuliner legendaris yang bisa Anda temukan di kota ini. Sebut saja Sego Resek, Tahu Lontong “Lonceng”, Es Krim di Toko Oen, Sate Gebug yang dibuat dari sirloin, dan Es Tawon Kidul Dalem. Dari namanya saja sudah unik, pasti rasanya juga bikin ketagihan dan ingin kembali ke Malang!