Kategori: Ekonomi

  • Redenominasi: Pengertian dan Dampaknya pada Mata Uang

    Redenominasi: Pengertian dan Dampaknya pada Mata Uang

    Redenominasi, yang juga dikenal sebagai revaluasi mata uang, adalah proses di mana sebuah negara mengubah nilai nominal dari mata uangnya. Hal ini terjadi ketika inflasi yang signifikan telah menyebabkan nilai uang dalam denominasi yang lebih kecil menjadi tidak praktis atau sulit digunakan dalam transaksi sehari-hari. Redenominasi bertujuan untuk mengurangi jumlah nol pada uang kertas dan koin tanpa mengubah daya beli masyarakat.

    Proses redenominasi dimulai dengan mengganti mata uang yang lama dengan yang baru dengan nilai nominal yang lebih rendah. Misalnya, sebuah negara mungkin mengganti 1.000 unit mata uang lama dengan 1 unit mata uang baru. Tujuannya adalah mempermudah transaksi keuangan dan meminimalkan kebingungan yang mungkin terjadi akibat banyaknya nol pada mata uang yang lama.

    Dampak redenominasi terhadap masyarakat adalah sebagai berikut:

    1. Kemudahan Transaksi: Redenominasi mempermudah transaksi keuangan sehari-hari. Menggunakan nilai nominal yang lebih rendah membuat perhitungan harga barang dan jasa menjadi lebih sederhana dan meminimalkan risiko kesalahan dalam bertransaksi.
    2. Efisiensi Administrasi: Redenominasi dapat mengurangi beban administratif pada lembaga keuangan dan perusahaan. Dengan mengurangi jumlah nol pada uang kertas dan koin, proses penghitungan keuangan, pelaporan, dan pencatatan transaksi menjadi lebih efisien.
    3. Peningkatan Kepercayaan Publik: Redenominasi dapat meningkatkan kepercayaan publik terhadap mata uang. Ketika inflasi tinggi terjadi dan nilai uang lama merosot secara signifikan, masyarakat mungkin kehilangan kepercayaan terhadap mata uang tersebut. Redenominasi membantu mengembalikan kepercayaan dan stabilitas pada sistem moneter negara.
    4. Biaya Implementasi: Meskipun redenominasi dapat memberikan manfaat jangka panjang, proses implementasinya sendiri dapat melibatkan biaya yang signifikan. Penggantian mata uang lama dengan yang baru, perubahan sistem keuangan, edukasi masyarakat, dan produksi koin dan uang kertas baru semuanya membutuhkan sumber daya finansial yang cukup besar.
    5. Penyesuaian Harga: Redenominasi tidak mengubah daya beli masyarakat secara substansial. Harga barang dan jasa tidak mengalami perubahan langsung sebagai akibat dari redenominasi. Namun, perubahan harga bisa terjadi secara psikologis, di mana produsen atau penjual dapat mencoba memanfaatkan situasi untuk menaikkan harga.

    Contoh nyata dari redenominasi adalah pengalaman Indonesia pada tahun 1965 dan 2016. Pada tahun 1965, Indonesia melakukan redenominasi dengan mengganti mata uang Rupiah lama dengan yang baru dengan rasio 1.000:1. Kemudian, pada tahun 2016, redenominasi dilakukan kembali dengan rasio 1.000:1.000. Dalam kedua kasus tersebut, redenominasi dilakukan untuk menyederhanakan sistem mata uang dan mempermudah transaksi ekonomi.

    Dalam kesimpulan, redenominasi merupakan proses penggantian nilai nominal mata uang yang dilakukan oleh sebuah negara untuk menyederhanakan sistem mata uang dan mempermudah transaksi. Redenominasi dapat memberikan kemudahan dalam transaksi, efisiensi administrasi, meningkatkan kepercayaan publik, namun juga melibatkan biaya implementasi.

  • Inflasi di Indonesia: Dampak, Penyebab, dan Kebijakan Pengendalian

    Inflasi di Indonesia: Dampak, Penyebab, dan Kebijakan Pengendalian

    Inflasi adalah kenaikan umum dan terus menerus dalam harga barang dan jasa dalam suatu perekonomian. Di Indonesia, inflasi merupakan isu penting dalam perkembangan ekonomi negara. Dalam artikel ini, kita akan membahas dampak inflasi, penyebab utama inflasi di Indonesia, serta kebijakan yang diambil untuk mengendalikan inflasi.

    Dampak inflasi yang tinggi dapat dirasakan oleh masyarakat secara umum. Pertama, inflasi dapat mengurangi daya beli masyarakat karena harga barang dan jasa yang lebih tinggi. Hal ini berdampak pada kehidupan sehari-hari, termasuk mempengaruhi kebutuhan dasar seperti makanan, perumahan, dan transportasi. Kedua, inflasi yang tinggi juga dapat mempengaruhi stabilitas sosial, mengakibatkan ketidakpuasan dan ketegangan di antara masyarakat. Ketiga, inflasi yang tinggi dapat mengganggu perencanaan bisnis dan investasi, karena sulit untuk memperkirakan biaya produksi dan permintaan di masa mendatang.

    Ada beberapa faktor penyebab inflasi di Indonesia. Pertumbuhan ekonomi yang tinggi dapat memicu inflasi karena peningkatan permintaan yang melebihi penawaran. Selain itu, biaya produksi yang tinggi, termasuk biaya tenaga kerja, energi, dan bahan baku, juga dapat menjadi pendorong inflasi. Kenaikan harga komoditas global, fluktuasi nilai tukar, dan kebijakan moneter yang kurang efektif juga dapat berkontribusi pada inflasi di Indonesia.

    Untuk mengendalikan inflasi, pemerintah dan bank sentral mengambil langkah-langkah kebijakan tertentu. Pertama, kebijakan moneter yang ketat dapat diterapkan dengan menaikkan suku bunga. Hal ini bertujuan untuk mengurangi tingkat permintaan agregat dan mengendalikan inflasi. Bank Indonesia, sebagai bank sentral Indonesia, memiliki peran penting dalam menentukan kebijakan suku bunga.

    Kedua, pemerintah juga dapat menerapkan kebijakan fiskal untuk mengendalikan inflasi. Kebijakan fiskal melibatkan pengaturan pengeluaran pemerintah, pengenaan pajak, dan manajemen defisit anggaran. Kebijakan ini bertujuan untuk mengatur permintaan agregat dan menjaga keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi dan stabilitas harga.

    Inflasi di Indonesia
    Inflasi di Indonesia

    Selain itu, upaya dilakukan dalam mengendalikan inflasi melalui pengawasan dan regulasi harga barang penting, seperti makanan pokok dan energi. Pemerintah juga melakukan pendidikan dan sosialisasi kepada masyarakat mengenai pentingnya menjaga stabilitas harga dan efisiensi penggunaan sumber daya.

    Pada tahun-tahun terakhir, inflasi di Indonesia cenderung terkendali. Bank Indonesia dan pemerintah terus melakukan pemantauan dan tindakan yang diperlukan untuk menjaga inflasi tetap rendah dan stabil. Meskipun tantangan tetap ada, pemerintah dan bank sentral berkomitmen untuk menciptakan kebijakan yang mendukung pertumbuhan ekonomi yang seimbang dan inflasi yang terkendali.

    Secara keseluruhan, inflasi adalah fenomena ekonomi yang penting untuk dipahami dan dikendalikan. Di Indonesia, inflasi dapat mempengaruhi kehidupan sehari-hari masyarakat. Oleh karena itu, kebijakan yang tepat dan langkah-langkah pengendalian inflasi yang efektif sangat diperlukan untuk mencapai stabilitas harga dan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

    Peningkatan inflasi dapat memiliki dampak yang signifikan pada berbagai sektor ekonomi di Indonesia. Salah satu dampaknya adalah penurunan daya beli masyarakat. Ketika harga-harga barang dan jasa naik dengan cepat, konsumen harus mengeluarkan lebih banyak uang untuk membeli barang yang sama. Hal ini berpotensi mengurangi daya beli masyarakat dan mempengaruhi pertumbuhan ekonomi secara keseluruhan. Ketika daya beli masyarakat menurun, konsumsi rumah tangga menurun, yang pada gilirannya dapat mengurangi permintaan atas barang dan jasa, dan berdampak negatif pada pertumbuhan sektor usaha.

    Selain itu, inflasi yang tinggi juga dapat berdampak pada investasi. Tingkat inflasi yang tidak terkendali dapat mengurangi kepercayaan investor dan mendorong mereka untuk mencari tempat investasi yang lebih stabil. Jika investor kehilangan keyakinan dalam stabilitas ekonomi suatu negara, mereka mungkin enggan untuk melakukan investasi jangka panjang atau bahkan menarik investasi yang telah ada. Hal ini dapat menghambat pertumbuhan ekonomi dan mengurangi lapangan kerja.

    Pemerintah Indonesia dan Bank Indonesia telah mengambil berbagai kebijakan untuk mengendalikan inflasi. Salah satu kebijakan yang diambil adalah kebijakan moneter yang ketat. Bank Indonesia, sebagai bank sentral negara, mengatur suku bunga dan melakukan operasi pasar terbuka untuk mengendalikan inflasi. Kebijakan moneter yang ketat dengan menaikkan suku bunga dapat membantu mengurangi permintaan agregat dan mendorong stabilitas harga.

    Selain itu, pemerintah juga menggunakan kebijakan fiskal untuk mengendalikan inflasi. Kebijakan fiskal mencakup pengaturan pengeluaran pemerintah dan pengenaan pajak. Dalam beberapa kasus, pemerintah dapat mengadopsi kebijakan anggaran yang ketat untuk mengurangi defisit anggaran dan mencegah terjadinya inflasi berlebihan.

    Pengawasan dan regulasi harga juga merupakan bagian dari upaya pengendalian inflasi di Indonesia. Pemerintah mengawasi harga barang penting, seperti makanan pokok dan energi, untuk mencegah peningkatan harga yang berlebihan. Dalam beberapa kasus, pemerintah juga memberlakukan kebijakan subsidi harga untuk barang-barang tertentu guna meringankan beban inflasi pada masyarakat.

    Selain itu, pendidikan dan sosialisasi tentang inflasi juga penting untuk meningkatkan pemahaman masyarakat. Pemerintah melakukan kampanye dan program edukasi tentang inflasi dan dampaknya kepada masyarakat. Peningkatan kesadaran tentang inflasi dapat membantu masyarakat untuk mengambil tindakan yang lebih bijaksana dalam mengelola keuangan pribadi mereka, serta membantu dalam menjaga stabilitas harga secara keseluruhan.

    Pada akhirnya, inflasi adalah fenomena ekonomi yang kompleks yang mempengaruhi kehidupan sehari-hari masyarakat. Pengendalian inflasi merupakan tantangan yang dihadapi oleh pemerintah dan bank sentral Indonesia. Dalam usaha untuk mencapai pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan, pemerintah dan Bank Indonesia terus bekerja sama dalam merumuskan dan melaksanakan kebijakan yang tepat untuk menjaga inflasi pada tingkat yang terkendali, menjaga stabilitas harga, dan mendukung pertumbuhan ekonomi yang sehat.

  • Makroekonomi: Memahami Tren dan Dinamika Ekonomi Global

    Makroekonomi: Memahami Tren dan Dinamika Ekonomi Global

    Makroekonomi adalah cabang ilmu ekonomi yang mempelajari perilaku dan kinerja ekonomi secara keseluruhan. Fokus utama makroekonomi adalah pada faktor-faktor ekonomi besar yang mempengaruhi pertumbuhan ekonomi, tingkat inflasi, tingkat pengangguran, dan stabilitas keuangan suatu negara atau bahkan skala global. Dalam artikel ini, kita akan membahas pentingnya makroekonomi, indikator utama yang digunakan untuk menganalisis ekonomi, serta faktor-faktor yang memengaruhi perkembangan makroekonomi.

    Salah satu tujuan utama makroekonomi adalah untuk memahami dan menganalisis tren dan dinamika ekonomi secara keseluruhan. Melalui pendekatan ini, makroekonomi memungkinkan kita untuk melihat gambaran besar dan memahami bagaimana berbagai faktor ekonomi saling berinteraksi. Dengan demikian, makroekonomi membantu dalam merumuskan kebijakan ekonomi yang efektif, baik di tingkat pemerintah maupun perusahaan.

    Indikator ekonomi utama digunakan dalam makroekonomi untuk menganalisis kesehatan ekonomi suatu negara. Beberapa indikator utama termasuk Produk Domestik Bruto (PDB), tingkat inflasi, tingkat pengangguran, tingkat suku bunga, investasi, dan neraca perdagangan. PDB merupakan ukuran nilai seluruh barang dan jasa yang dihasilkan dalam suatu negara selama periode tertentu. Ini memberikan gambaran tentang pertumbuhan ekonomi dan produktivitas suatu negara. Tingkat inflasi mengukur laju kenaikan harga barang dan jasa secara umum, sementara tingkat pengangguran mengindikasikan persentase tenaga kerja yang tidak memiliki pekerjaan.

    Makroekonomi
    Makroekonomi

    Beberapa faktor yang memengaruhi perkembangan makroekonomi antara lain kebijakan moneter dan fiskal, siklus bisnis, stabilitas politik, perkembangan teknologi, perubahan demografi, dan situasi global. Kebijakan moneter, yang ditetapkan oleh bank sentral, mencakup pengaturan suku bunga dan pengendalian pasokan uang untuk mengatur inflasi dan menjaga stabilitas keuangan. Kebijakan fiskal melibatkan pengeluaran pemerintah, pajak, dan defisit anggaran untuk mempengaruhi permintaan agregat dan pertumbuhan ekonomi.

    Siklus bisnis juga memengaruhi makroekonomi. Ekonomi mengalami periode kontraksi (resesi) dan ekspansi (pemulihan) secara siklis. Faktor-faktor seperti konsumsi masyarakat, investasi, dan permintaan global berkontribusi terhadap perubahan siklus bisnis.

    Stabilitas politik juga memiliki peran penting dalam perkembangan makroekonomi. Ketidakpastian politik dapat mempengaruhi keputusan investasi dan konsumsi, sementara stabilitas politik yang kuat mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

    Perkembangan teknologi juga memiliki dampak signifikan pada makroekonomi. Inovasi teknologi memungkinkan efisiensi produksi yang lebih tinggi, pengembangan industri baru, dan transformasi ekonomi secara keseluruhan. Perubahan demografi, seperti pertumbuhan populasi dan perubahan struktur usia, juga dapat memengaruhi pertumbuhan ekonomi dan kebijakan sosial.

    Selain itu, situasi ekonomi global juga berperan dalam perkembangan makroekonomi. Globalisasi membawa konektivitas ekonomi antarnegara, di mana perubahan di satu negara dapat memiliki dampak yang signifikan pada negara lain. Krisis keuangan global, fluktuasi mata uang, dan perang dagang adalah contoh dari bagaimana situasi global dapat mempengaruhi stabilitas ekonomi suatu negara.

    Dalam kesimpulan, makroekonomi merupakan alat penting untuk memahami dan menganalisis ekonomi secara keseluruhan. Dengan mempelajari indikator ekonomi utama dan faktor-faktor yang mempengaruhi perkembangan makroekonomi, kita dapat mendapatkan wawasan yang lebih baik tentang kesehatan ekonomi suatu negara atau bahkan tingkat global. Ini memungkinkan pengambilan keputusan yang lebih baik dalam merumuskan kebijakan ekonomi, mengidentifikasi peluang, dan menghadapi tantangan yang muncul dalam dunia ekonomi yang terus berubah.

  • Akhlak BUMN: Integritas dan Etika dalam Mengelola Bisnis Negara

    Akhlak BUMN: Integritas dan Etika dalam Mengelola Bisnis Negara

    Badan Usaha Milik Negara (BUMN) merupakan entitas yang dimiliki dan dioperasikan oleh pemerintah suatu negara. Sebagai bagian penting dari ekonomi negara, BUMN memiliki tanggung jawab besar untuk menjalankan bisnis dengan baik dan memberikan kontribusi positif terhadap masyarakat.

    Namun, di balik kesuksesan dalam bisnis, penting bagi BUMN untuk menjunjung tinggi akhlak yang baik dalam semua aspek operasionalnya. Akhlak BUMN mencerminkan integritas, etika, dan tanggung jawab sosial perusahaan dalam mengelola bisnis negara dengan jujur dan bertanggung jawab.

    Salah satu prinsip utama akhlak BUMN adalah integritas. Integritas dalam konteks BUMN berarti konsistensi dalam tindakan yang diambil sesuai dengan nilai-nilai moral dan prinsip etika. BUMN harus beroperasi dengan kejujuran, transparansi, dan menepati janji yang diberikan kepada para pemangku kepentingan, seperti pemegang saham, karyawan, pelanggan, dan masyarakat secara umum. Integritas ini mencerminkan komitmen BUMN untuk menghindari praktik korupsi, nepotisme, kolusi, dan tindakan tidak etis lainnya.

    Selain integritas, etika juga menjadi bagian yang tak terpisahkan dari akhlak BUMN. Etika bisnis BUMN mencakup prinsip-prinsip moral yang membimbing tindakan mereka dalam berbagai aspek bisnis. BUMN harus mematuhi hukum dan peraturan yang berlaku, menghormati hak asasi manusia, menjaga lingkungan, serta beroperasi secara adil dan bertanggung jawab. Mereka harus menjunjung tinggi prinsip keadilan, menghindari diskriminasi, dan melibatkan diri dalam praktik bisnis yang berkelanjutan.

    Akhlak BUMN
    Akhlak BUMN

    Selain integritas dan etika, tanggung jawab sosial juga menjadi aspek penting dari akhlak BUMN. BUMN memiliki peran yang signifikan dalam membantu memajukan masyarakat dan negara. Mereka harus bertanggung jawab secara sosial dengan mengambil inisiatif dalam hal pembangunan masyarakat, pendidikan, lingkungan, dan kesejahteraan sosial. BUMN juga diharapkan menjalankan program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) yang berdampak positif pada masyarakat, termasuk melibatkan masyarakat dalam pengambilan keputusan, memberdayakan masyarakat lokal, dan mendukung pembangunan berkelanjutan.

    Untuk mencapai akhlak yang baik, BUMN harus mengedepankan prinsip-prinsip tata kelola perusahaan yang baik. Mereka harus memiliki struktur organisasi yang transparan, menjunjung tinggi akuntabilitas, melakukan pengawasan yang ketat, dan menerapkan sistem pengendalian yang efektif. Selain itu, BUMN juga harus memperhatikan peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pelatihan dan pengembangan, sehingga karyawan memiliki pemahaman yang baik tentang nilai-nilai akhlak dan etika dalam menjalankan tugas mereka.

    Dengan mengedepankan akhlak yang baik, BUMN dapat menjadi contoh yang baik bagi sektor bisnis lainnya dan memberikan dampak positif bagi masyarakat dan negara. Mengintegrasikan integritas, etika, dan tanggung jawab sosial dalam seluruh aspek operasionalnya, BUMN dapat mencapai keberlanjutan jangka panjang dan mendapatkan kepercayaan yang tinggi dari pemangku kepentingan mereka.

  • Wirausaha dan Wiraswasta, Apa Bedanya?

    Wirausaha dan Wiraswasta, Apa Bedanya?

    Yakin deh, kamu pasti sering dengar kata wirausaha dan wiraswasta. Tapi, sejauh mana kamu mengenal kedua kata ini? Sebenarnya wirausaha sama wiraswasta tuh sama nggak sih? Cari tahu semuanya di sini!

    wirausaha dan wiraswasta

    Wirausaha dan wiraswasta adalah dua kata yang bersangkutan dengan sikap dan sifat seseorang yang membantunya dalam mencari cuan. Keduanya mengandung kata ‘wira’ yang berasal dari kata dalam bahasa Sanskerta ‘vira’. Artinya ‘heroik, berani, kuat, dan unggul’. Sebuah sikap yang wajib ada pada diri entrepreneur, pebisnis, pengusaha, atau, wirausahawan. Nah, ini dia perbedaan wirausaha dan wirausahawan. Menurut KBBI, sufiks –wan merupakan kata ganti milik yang merujuk pada ‘orang’. Bisa orang yang ahli atau bergerak dalam bidang tertentu, atau, bisa juga orang yang punya suatu barang atau sifat khusus. Dalam hal ini, wirausahawan adalah orang yang memiliki sifat khusus yang diperlukan dalam menjadi wirausaha. Yah, sebenarnya kurang lebih sama sih ya maknanya. Sekarang, kita bahas dulu deh apa itu wirausaha dan apa itu wiraswasta.

    Pengertian Wiraswasta

    Kita memang mengenal kata wiraswasta lebih lama dari kata wirausaha. Istilah ini mulai muncul sekitar tahun 1970an. Wiraswasta adalah orang yang memiliki usaha yang berdiri sendiri. Beberapa karakter seorang wiraswasta adalah product knowledge serta ilmu operasional, marketing, dan permodalan untuk menjalankan suatu bisnis.

    Dari laman situs Central Usaha, kita tahu kalau ada setidaknya dua pengertian wiraswasta. Yang pertama adalah orang yang mampu berpikir, bersikap dan bertindak sesuai kemampuan dan keberaniannya untuk mencari uang sendiri dengan menciptakan pekerjaannya sendiri. Dalam hal ini, wiraswasta adalah orang yang bekerja secara mandiri.

    Pengertian wiraswasta yang kedua adalah orang yang memiliki dorongan membuat sesuatu yang lain dari yang lain. Wiraswasta dalam hal ini menggunakan waktunya untuk berkegiatan yang inovatif dan mengeluarkan modal untuk itu. Ada kemungkinan kegagalan yang mengintai, tapi, ada juga kemungkinan akan berhasil. Ada pula pemasukan atau penerimaan balas jasa yang akan ia terima. Dan, yang terpenting, wiraswasta punya kewenangan dan kebebasan untuk menjalankan bisnisnya tersebut.

    Pengertian Wirausaha

    Istilah wirausaha sendiri baru muncul seiring berkembangnya teori ekonomi modern. Ada tiga definisi singkat wirausaha, yang masih sama nih, berkaitan dengan ‘orang’. Pengertian pertama wirausaha adalah orang yang berkreasi dan berinovasi. Definisi ini hampir serupa dengan pengertian wiraswasta ya, yaitu orang yang melakukan kegiatan yang berbeda dari yang sudah ada.

    Pengertian wirausaha yang kedua dan ketiga sedikit lebih mengelaborasi pengertian-pengertian sebelumnya, baik wirausaha maupun wiraswasta. Definisi tersebut adalah: (a) orang yang punya visi jangka panjang, dan (b) orang yang memiliki keahlian di bidang produksi, marketing atau pemasaran, penyediaan modal, dan juga pengawasan.

    Seiring dengan berkembangnya zaman, masyarakat memang jadi lebih mengenal kata wirausaha yang lebih umum. Versi bahasa Inggris dari istilah ini lebih familiar lagi di telinga kita, yaitu ‘entrepreneur’. Apalagi oleh generasi milenial ke bawah nih, yang pada kekinian. Pasti tahu banget sama istilah ini deh. Karena nggak mengenal istilah wiraswasta dengan baik, jadi pada bingung deh. Sebenarnya kedua istilah itu beda atau sama?

    Beda dengan generasi muda masa kini, bagi generasi sebelumnya yaitu baby boomers dan generasi X, kata wiraswasta lebih tidak asing. Meskipun, mereka pasti juga menyesuaikan zaman dan tren, jadi pasti tahu juga tentang istilah wirausaha atau entrepreneur. Nah, sekarang biar semua paham bedanya, yuk kita masuk ke bahasan terkait perbedaan wiraswasta dan wirausaha.

    Perbedaan Wirausaha dan Wiraswasta

    Berdasarkan definisi kedua kata tersebut di atas, kita pastinya udah bisa paham nih persamaan wirausaha dan wiraswasta. Keduanya sama-sama berkaitan dengan dunia bisnis. Meskipun sama-sama berkaitan dengan usaha seseorang dalam menjalankan bisnis, tetap saja, wirausaha berbeda dengan wiraswasta. Hal ini bisa kita selisik dengan etimologi, melihat dari paduan kata yang membentuk kedua istilah ini. Wirausaha berasal dari kata wira yang berarti ‘berani’ dan usaha yang artinya ‘kegiatan di bidang perdagangan’. Jadi, wirausaha bisa bermakna ‘orang yang berani memulai dan menjalankan usaha’. Sementara wiraswasta berasal dari kata wira yaitu ‘berani’ dan swasta yang artinya ‘berdiri sendiri’. Jadi, wiraswasta bisa berarti ‘orang yang berani berdiri sendiri’.

    Melansir dari laman situs Finansialku, ada setidaknya 5 perbedaan wirausaha dan wiraswasta. Kelima perbedaan tersebut berkaitan dengan fokus usaha, kepemilikan aset, lingkup bisnis, rencana atau planning ke depannya, serta pola pikirnya. Berikut ini penjelasan masing-masing perbedaannya ya. Biar lebih jelas, akan kita kasih juga contoh wirausaha dan wiraswasta.

    1. Fokus Usaha

    Perbedaan paling mencolok dari wirausaha dan wiraswasta ada pada penggunaan waktu untuk fokus pada usaha atau bisnis seseorang. Wirausaha memberikan seluruh waktu dalam hidupnya untuk bisnis yang ia jalankan. Beda dengan wiraswasta yang meski sudah berani berdiri sendiri, tapi masih belum seratus persen terjun menggeluti usaha yang ia tekuni. Bisa dibilang, masih pebisnis part-time atau paruh waktu gitu. Misalnya, kamu pekerja kantoran tapi kamu juga punya online shop buat jualan homemade cookies sebagai usaha sampingan. Maka kamu adalah wiraswasta, karena fokus usaha kamu terbagi, antara usaha olshop kamu dengan pekerjaan utama kamu di kantor. Nah, beda cerita kalau kemudian kamu memutuskan resign dari perusahaan tempat kamu bekerja untuk menekuni bisnis homemade cookies kamu ini. Barulah, kamu sudah bisa masuk kategori wirausaha atau jadi wirausahawan.

    2. Kepemilikan aset

    Perbedaan terkait kepemilikan aset ini maksudnya kepemilikan modal usaha dan peran seseorang dalam operasional bisnis tersebut. Seorang wiraswasta adalah orang yang punya aset sendiri, berdiri sendiri dengan modal milik sendiri untuk menjalankan bisnis. Sementara wirausaha terlibat secara relatif pada operasional bisnis tapi belum tentu memiliki semua aset yang ada.

    3. Lingkup bisnis

    Berdasarkan lingkup bisnisnya, wirausaha punya lingkup bisnis yang lebih luas dari wiraswasta. Jika wiraswasta berfokus pada satu jenis usaha saja, wirausaha bisa punya lebih dari satu bisnis, baik yang berkaitan atau tidak. Contoh wirausaha dalam hal ini misalnya dalam bisnis tour and travel. Pengusaha ini tak hanya menawarkan jasa travel misalnya sewa transportasi, paket wisata, dan tiket tempat wisata saja. Ia juga menawarkan jasa fotografi dan tour guide. Bisa jadi ia juga punya restoran dan/ atau penginapan juga. Kalau wiraswasta, dia akan fokus pada satu jenis usaha saja, jadi lingkupnya kecil. Misalnya tadi, fokus jualan homemade cookies saja.

    4. Planning

    Masalah perencanaan bisnis juga membedakan wiraswasta dengan wirausaha. Jika wiraswasta biasanya hanya punya target jangka pendek dan cepat puas dengan hasilnya, beda dengan wirausahawan. Mereka selalu punya rencana jangka panjang untuk mengembangkan bisnisnya. Mereka juga lebih up-to-date dan mengikuti perkembangan zaman. Menyesuaikan pendekatan bisnis yang mereka gunakan dengan kemajuan teknologi, misalnya.

    5. Pola Pikir

    Wirausaha dan wiraswasta memiliki pola pikir yang hampir sama tapi beda dalam hal bisnis. Keduanya berani memulai usaha. Tapi, wirausaha mampu melihat peluang yang ada untuk mendapatkan profit. Berani membuka usaha baru dan terus berkembang. Inovatif dan mandiri. Contoh wirausaha yang sangat terlihat mulai bermunculan di zaman revolusi industri 4.0 ini adalah para pengusaha start-up. Lihat kan betapa beragamnya konsep yang mereka telurkan? Fresh dan up-to-date. Sementara wiraswasta meneruskan konsep bisnis yang sudah ada, dan menjalankan bisnis sesuai konsep ini untuk mendapatkan profit darinya.

    Dengan kelima poin perbedaan ini, kita jadi makin paham kan bedanya wirausaha dan wiraswasta? Nah, tinggal kamu mau jadi yang mana nih?

  • Definisi dan Manfaat Financial Technology Dalam Kehidupan Sehari-hari

    Definisi dan Manfaat Financial Technology Dalam Kehidupan Sehari-hari

    Fintech adalah singkatan dari atau lebih terkenal dengan nama financial technology. Tujuan menggunakan teknologi adalah untuk membantu dan memepermudah berbagai aspek kehidupan yang berkaitan dengan pelayanan keuangan. Jika kamu masih bingung apa itu financial technology, maka kami akan menjelaskan secara lebih detail lagi agar kamu lebih faham. Yuk!

    Financial technology Indonesia menjadi tren yang memberikan pengaruh kepada masyarakat dalam bidang keuangan. Hal ini karena adanya financial technology ini membuat berbagai transaksi yang lebih efektif dan praktis sehingga dapat kamu akses dimana saja. Kamu pasti menyadari bahwa fintech ini sudah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari. Tanpa kamu sadari, sebenarnya financial technology pasti sudah kamu lakukan. Adapun salah satu contohnya dalam kehidupan kamu adalaha mentransfer ataupun berbelanja dengan smartphone.

    Sejauh ini sudah banyak sekali financial technology yang aman dan sudah memiliki izin dari OJK. Menurut OJK, pengertian dari fintech adalah inovasi pada jasa keuangan dengan memanfaatkan penggunaan teknologi. Oleh karena itu, anda tidak perlu khawatir akan keamanan dari technology ini. Kamu dapat memanfaatkan teknologi ini dalam kehidupanmu karena sangat praktis dan mempu memudahkan segala aktivitas keuangan kamu.

    Bank Indonesia memberikan pengertian terkait fianancial technology. Menurut Bank Indonesia, fintech adalah penggunaan teknologi dalam aktivitas keuangan yang dapat menghasilkan suatu produk, layanan, teknologi dan bisnis baru. Sehingga mampu memberikan dampak pada kestabilan moneter dan ke andalan sistem ekonomi. Adapun klasifikasi dari jenis fintetch yang dibagi oleh Bank Indonesia akan kami jelaskan untuk kamu.

    1. Market Aggregator

    Financial Technology
    Sumber: website bbs.binus

    Jenis fintech yang pertama ini berfokus pada portal untuk mengumpulkan berbagai macam informasi yang berkaitan dengan keuangan. Langkah selanjutnya yaitu mengelola informasi yang sudah terkumpul dengan baik dan sesuai data. Hal ini bertujuan untuk memudahkan konsumen dalam mengembil keputusan yang terkait dengan keuangan. Fintech ini memberikan informasi yang memiliki kaitan dengan berbagai macam produk keuangan. Contoh dari informasi yang akan kamu dapatkan mulai dari berbagai perbandingan harga, kualitas, kelebihan, kekurangan, fitur dan sebagainya serta informasi tentang tabungan ataupun investasi. Tujuan yang ingin dicapai agar konsumen mendapatkan manfaat dari adanya teknologi ini supaya dapat memberikan kemudahan dalam kegiatan finansial.

    1. Bidang Payment dan Settlement serta Clearing

    Sumber: website vfinance

    Sistem yang satu ini memiliki sasaran dalam bidang pembayaran. Kegiatan ini langsung diawasi oleh Bank Indonesia karena sudah menyangkut dengan transaksi bayar membayar sehingga BI langsung mengawasi. Layanan yang akan konsumen dapatkan yaitu layanan pembayaran baik yang dilakukan pada lembaga keuangan perbankan ataupun lembaga keuangan non bank. Biasanya produk ini terkenal pada kalangan masyarakat dengan sebutan e-wallet ataupun uang elektronik. Payment gateway dan e-wallet sudah sangat terkenal dan beredar luas di Indonesia.

    E-wallet atau dompet digital merupakan salah satu yang sedang berkembang pesat karena penggunanya sangat banyak. Fungsi dari e-wallet adalah menyimpan uang kamu secara online yang bisa kamu pergunakan sebagai pembayaran online ataupun offline. Kelebihannya yaitu kamu tidak perlu repot-repot membawa uang cash kemana saja, tentu ini sangat praktis dan nyaman. Kamu hanya perlu membawa smartphone dan memiliki apliksai e-wallet saja.

    Adapun payment gateway yaitu  transaksi online yang sistemnya mengontrol pembayaran baik menggunakan kartu kredit, pembayaran lewat bank ataupun ATM. Anda tidak perlu khawatir, semua transaksi yang anda lakukan terjamin aman karena adanya payment processor. Dengan adanya payment gateway memudahkan proses transaksi pembelian kamu dan juga kamu dapat menggunakan berbagai macam metode pembayaran.

    Dengan adanya sistem seperti ini, masyarakat sangat terbantu dan dapat memenfaatkannya dengan maksimal. Contohnya kamu dapat menggunakan layanan ini ketika ingin membeli pulsa ataupun transaksi lainnya. Kamu hanya cukup memanfaatkan smartphone kamu tanpa harus beranjak dari tempatmu.

    1. Crowdfunding & peer to peer landing

    Financial Technology
    Sumber: website cermati

    Platform yang satu ini memberikan sebuah ruang untuk bertemunya pemberi pinjaman dengan orang yang ingin meminjam secara online. Financial technology adalah perusahaan yang bergerak pada bidang jasa keuangan yang memanfaatkan teknologi. Pemberi pinjaman akan mendapatkan keuntungan dari peminjam dari bunga yang telah mereka sepakati bersama. Oleh karena itu jenis fintech ini lebih dikenal dengan market financial.

    Jenis crowdfunding dengan kata lain pembiayaan sosial merupakan salah satu pembiayaan paling populer saat ini bagi para pelaku bisnis. Pada jenis ini pelaku usaha akan mendapatkan bantuan pembiayaan yang akan terkumpul dari beberapa pihak. Biasanya hal ini banyak digunakan oleh para UKM pemula.

    Cara kerja crowdfunding ini melibatkan pihak yang membutuhkan dana, pihak pemberi dana dan penyedia paltform crowdfunding itu sendiri. Kegiatan ini membutuhkan waktu beberapa hari sampai dana terkumpul dengan cukup. Jenis flatform ini tentu saja sangat membantu dan bermanfaat bagi para pelaku usaha pemula atupun yang sedang membutuhkan.

    Berbeda dengan crowdfunding, peer to peer landing berfokus pada pemberian dana untuk para pelaku usaha yang sedang membutuhkan modal usaha. Para pencari modal akan terhubung dengan pemberi dana. Biasanya peer to peer landing lebih berfokus pada para pengusaha mikro. Dalam pinjaman terbagi menjadi bebrapa segmentasi yaitu pinjaman yang berupa personal ataupun usaha. Nominal pinjaman biasanya tergantung pada tiap perusahaan atau pemberi pinjaman. Kegiatan ini merupakan satu-satunya yang langsung OJK awasi.

    1. Risk investment management

    Sumber: website slideteam

    Jenis ini merupakan jenis terakhir. Financial technology contoh yang satu ini lebih seperti perencanaan keuangan dengan menggunakan smartphone. Hal ini untuk memudahkan kamu untuk memantau kondisi dan keadaan keuangan melalui online dengan aplikasi yang ada. Kamu hanya perlu mengisi data-datamu dan lakukanlah pemantauan dari rumah dengan mudan dan praktis.

    Jika kamu ingin melakukan investasi, kamu hanya perlu mengisi datamu. Setelah itu kamu akan diarahkan  untuk melihat produk mana yang cocok untuk kamu. Rekomendasi ini akan menyesuaikan dengan kondisi keuangan yang kamu miliki.

    Bank Indonesia mengatur tentang regulasi fintech pada penerapannya dalam 3 regulasi resmi dengan landasan hukum yaitu Surat Edaran Bank Indonesia Nomor 18/22/DKSP tentang penyelenggaraan layanan keuangan digital. Kemudian Peraturan Bank Indonesia  tentang uang elektronik No. 18/17/PBI/2016. Dan yang terakhir adalah Peraturan Bank Indonesia perihal penyelenggaraan pemerosesan transaksi pembayaran yang diatur dengan No. 18/40/PBI/2016.

    Tujuan dari regulasi ini dibuat agara para pelaku yang terlibat pada transaksi ini menjadi lebih nyaman. Dengan adanya peraturan, akan menciptakan rasa aman dan nyaman dalam melakukan transaksi. Aktivitas finansial pun akan lebih lancar dan penuh dengan kepercayaan dari berbagai pihak. Adanya regulasi ini akan mengurangi adanya kejadian yang tidak diinginkan dalam pemanfaatan teknologi ini. Regulasi ini akan menjadi perlindungan bagi pemberi dana,  peminjam dana dan penyedia flatform agar tidak terjadi kecurangan ataupun kejahatan.

    Nah itulah penjelasan tentang fintech secara mendalam dan dapat kamu pelajari. Fintech sudah menjadi kegiatan yang kita lakukan pada keseharian kita. Hal ini karena selain praktis, teknologi ini juga mudah untuk dilakukan. Misalnya untuk membayar tahgihan air dan listrik. Hal ini membuat anda yang sibuk tidak perlu pusing, cukup manfaatkan saja teknologi yang ada pada smartphone kamu.

  • Mengenal Lebih Dalam Tentang Finance Dan Accounting

    Mengenal Lebih Dalam Tentang Finance Dan Accounting

    Finance dan accounting menjadi unsur yang paling penting pada suatu perusahaan. Divisi ini menjadi sangat krusial dalam hal bisnis dan harus ada agar kegiatan bisnis perusahaan dapat berjalan lancar. Dalam sebuah perusahaan, meskipun finance dan accounting berasal dari rumpun lulusan yang sama namun siapa sangka fungsi dan perannya dalam perusahaan berbeda. Nah, sebelum kita lanjut kepada pembahasan yang lebih mendalam tentang finance and accounting tentu saja sebaiknya kita harus membahas hal yang paling dasar. Hal dasar pertama yaitu apa sih finance dan accounting itu? Yuk kita simak bareng.

    Mungkin orang-orang masih bingung sebenarnya apa itu finance accounting dan tugas finance accounting. Bagi kamu yang masih bingung apa itu accounting, accounting yaitu Segala sesuatu yang berkaitan dengan proses ataupun transaksi untuk mencatat seluruh kegiatan yang berkaitan dengan keuangan perusahaan. Transaksi pencatatan yang harus dilakukan berupa mengukur, menganalisis, mencatat, dan mengelola semua  bisnis perusahaan. Proses yang sudah dilakukan kemudian  dilaporkan kepada stakeholder perusahaan yaitu para badan pegawas, investor, regulator dan para penagih pajak. Transaksi pencatatan yang harus accounting lakukan yaitu:

    1. Melakukan pengukuran accounting

    Finance dan Accounting
    Sumber: website kompasiana

    Pengukuran merupakan salah satu hakikat yang ada pada akuntansi. Pengukuran bertujuan untuk membandingkan sesuatu yang berhubungan dengan modal, keuntungan dan kewajiban yang harus perusahaan bayarkan. Hal ini terjadi karena data yang berbentuk kuantitatif memiliki tingkat akurat yang lebih tinggi dari pada kualitatif. Sehingga data yang kamu peroleh lebih valid.

    2. Melakukan analisis

    Sumber: website dictio

    Analisis ini dilakukan ketika seseorang ingin melakukan sesuatu. Sebelum melakukan transaksi,analisis sangat dibutuhkan guna untuk merekap berbagai kegiatan yang terjadi pada keuangan perusahaan baik dari segi pemasukan perusahaan, pengeluaran dan belanja yang perusahaan lakukan. Analisis ini berfungsi untuk mencegah hal-hal yang tidak diharapkan terjadi pada masa yang akan  datang dan menghindari kemungkinan buruk yang derdampak untuk perusahaan.

    3. Melakukan pencatatan

    Finance dan Accounting
    Sumber: website accurate

    Tahap pencatatan ini bertujuan untuk membuat segala transaksi yang terjadi ataupun yang telah terjadi agar tetata. Selain itu, pencatatan juga bermanfaat untuk menata penyebaran dan penerimaan penghasilan bruto sebagai perhitungan dasar pada pajak terhutang serta objek pajak yang bersifat final.

    4. Melakukan pengelolaan

    Sumber: website jojonomic

    Nah kemudian terdapat langkah terakhir yaitu tahap pengelolaan. Tahap ini merupakan tahap yang bertujuan untuk memanfaatkan dan mengendalikan serta mengelola segala sumber daya yang perusahaan miliki secara efektif dan efisien. Aktivitas pengelolaan merupakan kegiatan untuk mengkoordinasikan terhadap penngendalian tujuan yang ingin perusahaan capai.

    Selanjutnya tentang Finance accounting adalah divisi yang memiliki peranan sangat krusial dalam perusahaan. Tugas finance berbeda dengan accounting karena finance lebih condong berhubungan langsung dengan keuangan perusahaan. Tugas finance adalah memastikan dan bertanggung jawab terhadap pengalokasian dan pengelolaan uang kas perusahaan sesuai dengan pencatatan yang sudah bagian accounting buat. Orang-orang yang ada pada divisi khususnya untuk yang bagian keuangan harus memiliki tingkat ketelitian yang tinggi serta memiliki pengetahuan tentang ekonomi dan akuntansi. Selain itu, divisi bagian keuangan harus memiliki kemampuan dalam perhitungan matematika guna untuk memudahkan tugas yang harus mereka kerjakan.

    Deskripsi pekerjaan finance accounting sebenarnya saling melengkapi. Bagian accounting bertanggung jawab dalam hal pencatatan dan bagian finance bertugas untuk mengeksekusi pencatatan yang sudah tim accounting lakukan. Tim finance berfokus untuk melakukan pencarian dana, kemudian mengelolanya dan terakhir mengalokasikan dana itu sesuai dengan kesepakatan dan kebijakan perusahaan. Jika tim finance perusahaan memiliki peran langsung dalam keuangann perusahaan, maka tim keuangan memiliki hak dalam menerima dan mengeluarkan uang baik yang ada pada kas perusahaan, deposit, bank  ataupun investasi perusahaan. Tanggung jawab tim finance dalam sebuah perusahaan yaitu:

    1. Pengumpulan dana

    Finance dan Accounting
    Sumber: website marketeers

    Tugas ini menjadi tanggung jawab dari tim keuangan dan anggotanya. Sebuah kegiatan yang bertujuan untuk mendapatkan sumber pendanaan yang akan diberikan oleh pihak internal maupun eksternal. Sumber dana yang akan tim keuangan kumpulkan dapat berasal dari modal ataupun dari hutang. Maksud dari modal yaitu pendanaan yang modalnya berasal dari modal sendiri. Modal sendiri dapat kita peroleh baik dari individu ataupun perusahaan.

    Adapun untuk hutang. Dana yang sudah ada dari hutang dapat berupa pinjaman yang perusahaan lakukan dengan pihak lain bersama dengan surat perjanjian ataupun kontrak pinjaman. Dana hutang ini bisa bersumber dari investor ataupun dari para pemasok bahan baku.

    1. Melakukan Pengelolaan Dana

    Sumber: website covesia

    Pengelolaan dana dilakukan dengan perencanaan keuangan, peganggaran keuangan, dan pencairan dana. Selain itu, terdapat pengendalian keuangan, penyimpanan keuangan, dan pemeriksaan keuangan. Untuk melakukan pengelolaan dana, tim finance memerlukan kekompakan pada tim, kejujuran antara sesama tim, dan tanggung jawab masing-masing anggota dalam tim.

    Pengelolaan keuangan harus tetap memperhatikan likuiditas dari keuangan perusahaan. Tim finance memiliki kewajiban untuk mengecek arus kas perusahaan secara berkala dan memastikan arus kas yang masuk maupun keluar benar-benar sehat. Jika pemantauan ini berjalan dengan benar dan sudah sesuai dengan SOP perusahaan, maka perusahaan akan mampu mendapatkan keuntungan yang maksimal dan memuaskan.

    Dalam mengelola dana perusahaan, tim finance juga tetap harus memperhatikan risiko yang kemungkinan  terjadi pada perusahaan. Hal ini harus menjadi pertimbangkan yang matang, sehingga ketika terjadi risiko maka akan dapat teratasi. Selain itu, apabila terjadi risiko maka akan bisa terminimalisir dengan baik sehingga risiko tersebut tidak terlalu berdampak pada keuangan perusahaan.

    1. Pengalokasian Dana Secara Efisien dan Efektif

    Finance dan Accounting
    Sumber: website linovhr

    Dana yang sudah tercatat penggunaanya untuk komunitas ataupun investasi tertentu harus teralokasikan secara efisien. Hal ini merupakan tahapan yang cukup penting bagi tim keuangan guna untuk menyukseskan program yang ingin perusahaan capai. Apabila dana yang sudah perusahaan tetapkan dapat teralokasikan dengan efektif dan efisien maka tujuan perusahaan akan tercapai dengan hasil yang memuaskan.

    Pengalokasian dana pada perusahaan terbagi menjadi dua yaitu sebagai aktiva tetap dan sebagai modal kerja. Penggunaan aktiva tetap untuk perusahaan dapat dengan membeli baranng-barang yang memang perusahaan butuuhkan untuk operasional dan berjalannya kegiatan pada perusahaan. Semakin besar pendapatan yang perusahaan dapatkan dari profit ketika operasionalnya, maka akan semakin besar pula pengalokasian dana untuk modal kerja perusahaan.

    Pengalokasian dana juga untuk membayar kewajiban-kewajiban yang perusahaan lakukan dan juga untuk aktivitas pembelian keperluan guna untuk aktivitas sehari-hari perusahaan.

    Untuk perusahaan finance yang memiliki layanan pada bagian jasa membuat orang-orang semakin mudah jika ingin melakukan pembiayaan. Perusahaan finance adalah lembaga keuangan yang memberikan layanan pembiayaan. Layanan ini bertujuan untuk memudah para costumernya dalam memberikan pembiayaan guna untuk membeli barang yang costumer butuhkan. Sebagian besar masyarakat memiliki pemikiran bahwa perusahaan finance hanya beroperasi pada bagian kredit barang. Namun siapa sangka perusahaan finance memiliki banyak sekali manfaat dan fungsi untuk orang banyak. Salah satunya kamu bisa loh melakukan konsultasi keadaan keuangan kamu pada perusahaan keuangan kepercayaan kamu.

    Nah itu dia guys penjelasan singkat tentang apa itu finance dan accounting serta beberapa penjelasan yang dapat kita sampaikan ya. Semoga bermanfaat dan dapat membantu kamu belajar.

  • Mengenal Ekonomi Kreatif dan Sepak Terjang Industri Kreatif di Indonesia

    Mengenal Ekonomi Kreatif dan Sepak Terjang Industri Kreatif di Indonesia

    Mengenal ekonomi kreatif penting di masa sekarang, apalagi kamu adalah seorang wirausahawan. Apa itu ekonomi kreatif? Pelajari selengkapnya di artikel berikut!

    Perkembangan perekonomian dunia memang sangat dinamis. Hal ini juga didukung berkembangnya teknologi informasi dan komunikasi yang juga sangat cepat. Sekarang ini, ada banyak cabang ilmu ekonomi yang kita kenal. Misalnya ekonomi digital, ekonomi syariah, dan yang akan kita bahas sekarang yaitu ekonomi kreatif. Industri kreatif di Indonesia juga mengalami perkembangan yang cukup signifikan sejak masa pemerintahan Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono. Nah, biar nggak kudet, yuk kita mengenal lebih dalam tentang ekonomi kreatif dan perkembangannya di Indonesia!

    Mengenal Ekonomi Kreatif

    Pengertian Ekonomi Kreatif

    John Howkins adalah orang pertama yang memperkenalkan istilah ekonomi kreatif. Kata ini muncul dalam bukunya yang berjudul The Creative Economy: How People Make Money from Ideas. Menurut Howkins, ekonomi kreatif adalah “penciptaan nilai sebagai hasil dari suatu idea tau pemikiran”. Ekonomi kreatif memang sangat lekat dengan penciptaan ide-ide kreatif yang menjadi salah satu bentuk kegiatan ekonomi. Sesuai namanya, ekonomi kreatif adalah cabang baru dari ilmu ekonomi yang menitikberatkan pada kreativitas. Aset utama ekonomi kreatif adalah ide, pemikiran, pengetahuan atau apapun hasil dari kekayaan intelektual manusia. Industri kreatif menjadi wadah dari ekonomi kreatif, yaitu kegiatan-kegiatan ekonomi yang berkaitan dengan penggunaan pengetahuan dan informasi untuk penciptaan kreatif.

    Ciri dan Karakteristik Ekonomi Kreatif

    Ada beberapa ciri khusus dan karakteristik yang ekonomi kreatif miliki, yaitu:

    • Menjual ide atau gagasan yang menjadi asset utama industri kreatif
    • Merupakan kreasi intelektual yang original, baru, unik, dan inspiratif
    • Bidang usaha tidak terbatas
    • Membangun konsep yang relatif
    • Memerlukan kolaborasi dari pelaku usaha yaitu para kaum intelektual dengan pemerintah

    Perkembangan Ekonomi Kreatif di Indonesia

    Sepak terjang ekonomi kreatif Indonesia memang nggak main-main belakangan ini. Perkembangan ekonomi kreatif di Indonesia sangat pesat berkat munculnya ‘pemain-pemain’ handal yang meramaikan khasanah industri kreatif tanah air. Hal ini didukung pula oleh pemerintah dengan diciptakannya berbagai lembaga yang memayungi industri kreatif demi kemajuan perekonomian kreatif Indonesia.

    Di Indonesia sendiri, pertumbuhan ekonomi kreatif cukup tinggi, bahkan melebihi nilai pertumbuhan beberapa sektor penting lainnya seperti air bersih dan listrik. Pantas saja pemerintah juga sangat mendukung pertumbuhan ekonomi kreatif Indonesia, karena konsep ini besar perannya terhadap pertumbuhan ekonomi tanah air. Penciptaan Badan Ekonomi Kreatif memiliki peran sebagai akselerator pertumbuhan ekonomi kreatif di Indonesia. Salah satu programnya yaitu BEKRAF for Pre-Startup atau BEKUP mendorong pembentukan start-up. Harapannya, start-up start-up baru ini akan menelurkan ide-ide segar dan inovasi-inovasi baru agar ekonomi Indonesia semakin maju.

    Nilai Positif yang Dibawa Ekonomi Kreatif

    Munculnya cabang ekonomi ini tentunya juga membawa nilai-nilai positif, selain membantu membangun perekonomian dunia. Nilai positif tersebut adalah adanya berbagai manfaat berkembangnya konsep ekonomi ini. Berikut beberapa manfaat ekonomi kreatif yang bisa kita rasakan dan kita lihat sendiri:

    • Kompetisi bisnis jadi lebih luas dan sehat
    • Terciptanya berbagai inovasi di berbagai bidang usaha
    • Menambah lapangan kerja baru
    • Mengurangi jumlah pengangguran
    • Masyarakat jadi lebih kreatif dalam berbisnis

    Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif juga turut menjelaskan beberapa manfaat ekonomi kreatif yang menjadi alasan pentingnya memajukan industri kreatif Indonesia. Alasan tersebut antara lain karena ekonomi kreatif:

    • Mendukung terciptanya iklan bisnis yang positif
    • Berkontribusi secara signifikan pada ekonomi Indonesia
    • Memiliki dasar berupa sumber daya terbarukan
    • Membantu membangun identitas bangsa dan citra Indonesia di mata dunia
    • Mendorong terciptanya inovasi dan ide-ide kreatif yang menjadi keunggulan bangsa dalam berkompetisi dalam ekonomi dunia
    • Memberi dampak positif pada kehidupan sosial

    Yang Dikerjakan dalam Ekonomi Kreatif

    Subsektor Ekonomi Kreatif

    Kalau mau tahu jenis pekerjaan di bidang ekonomi kreatif contoh yang ada di Indonesia cukup beragam. Beberapa jenis-jenis ekonomi kreatif di Indonesia antara lain ada pada bidang sebagai berikut:

    1. Desain

    Para tukang gambar yuk kumpul yuk! Angin segar untuk para seniman desain tanah air. Salah satu bidang yang sangat naik nilainya dalam kegiatan ekonomi kreatif adalah dunia per-desain-an duniawi. Banyak sekali peluang usaha buat pada desainer grafis, desainer interior, seniman digital painting, dan teman-temannya. Nggak sedikit loh para seniman Indonesia yang berhasil mencari cuan hingga bayarannya udah pakai dolar. Padahal ngerjainnya dari rumah atau studio yang ada di tanah air.

    2. Fashion

    Masih berhubungan dengan dunia desain nih, kegiatan ekonomi kreatif juga bisa merembet ke dunia fashion. Hal ini berkaitan dengan penciptaan ide dan inovasi dalam pembuatan ragam kreasi busana dan aksesorisnya.

    3. Arsitektur

    Aplikasi konsep ekonomi kreatif dalam pembangunan juga ada di bidang arsitektur. Seiring dengan kemajuan zaman yang makin modern, konsep hunian yang unik dan lain dari yang lain pun mulai banyak peminatnya. Para arsitek pun mulai menciptakan ‘karya seni’ mereka berupa desain rumah yang orisinil. Tidak terbatas pada perumahan aja, kreativitas juga perlu dalam pembangunan tata kota, konsep taman dan tempat wisata baru, dan lain-lain.

    4. SEO, Content Writing, dan Iklan

    Kalau yang ini berkaitan dengan ekonomi digital juga, sejalan dengan kegiatan ekonomi kreatifnya. Berkembangnya teknologi informasi dan komunikasi mendorong terciptanya cara baru dalam beriklan. Pemilik usaha berkompetisi dalam menciptakan konsep iklan yang catchy dan nyantol di pikiran calon konsumen. Keliatan dari banyaknya iklan gaje yang anehnya malah berhasil menghipnotis orang-orang yang nonton. Brand awareness jadi naik deh. Nah, bentuk baru dari promosi produk yang praktiknya sudah mulai dari beberapa tahun terakhir adalah melakui SEO dan content writing.

    5. Kuliner

    Sekarang bisnis di bidang kuliner pun banyak yang menjual ‘ide’ atau inovasi baru yang menarik minat masyarakat. Perkembangannya di Indonesia bisa kita lihat dari munculnya berbagai camilan unik dan kekinian. Nggak terbatas pada snack-snack atau makanan ringan aja loh. Tapi juga pada penciptaan menu-menu minuman, dessert dan makanan berat yang baru dan unik.

    6. Karya seni

    Bicara tentang industri kreatif rasanya kurang afdol kalau nggak mention berbagai hasil karya seni. Film, videografi, fotografi, musik, lukisan, patung, craft atau kerajinan tangan. Semuanya merupakan hasil dari proses kreatif penciptanya. Yang baru naik kepopulerannya termasuk munculnya para influencer yang adalah para youtuber, tiktoker, selebgram, dan teman-temannya. Semua berlomba-lomba mengeluarkan konten yang nggak monoton.

    7. Game

    Industri game juga sedang naik dengan banyaknya developer yang terus mengeluarkan game-game baru. Kemajuan teknologi yang mendasari terus berkembangnya industri ini. Banyak game-game online yang sudah ada versi mobile nya, jadi pengguna bisa main langsung dari ponsel pintar mereka. Perlu ide-ide segar dan inovasi-inovasi keren agar pengguna tetap setia memainkan game mereka.

    Seperti yang sudah kita sampaikan sebelumnya, industri kreatif tidak terbatas pada bidang usaha tertentu saja. Selain contoh di atas pun, masih banyak lagi jenis pekerjaan yang bisa masuk golongan industri kreatif. Inti dari konsep ini adalah pengadaan barang atau jasa yang lahir dari buah pikiran manusia. Jenis usaha ekonomi kreatif apa yang menurut kamu sangat prospektif tapi belum ada pada daftar?

  • 10 Ide Bisnis Rumahan yang Hits untuk Wirausahawan Pemula

    10 Ide Bisnis Rumahan yang Hits untuk Wirausahawan Pemula

    Siapapun kini bisa menggeluti bisnis rumahan, baik itu wirausaha maupun wiraswasta. Kalau kamu ingin terjun menjadi pengusaha atau entrepreneur, kamu perlu memikirkan ide bisnis yang kamu minati. Tentunya nggak sembarangan dong. Meski sah-sah aja punya bisnis sesuai passion, kamu tetap harus riset pasar dan cek ombak juga. Berikut kami rangkum 10 ide bisnis rumahan yang hits dan aman buat bahan pertimbangan kamu.

    Memulai Bisnis Sendiri

    Sumber Gambar: Pinjam Modal

    Kita beruntung hidup di zaman sekarang, yang mana lebih mudah buat memulai usaha sendiri. Apalagi dengan semua kemajuan teknologi informasi dan komunikasi di era revolusi industri 4.0 seperti sekarang ini. Yah, meskipun saingan tetap bejibun banyaknya sih. Tetap aja, semua kemudahan ini milik kita untuk kita manfaatkan. Kayak kata iklan Tokopedia zaman dulu itu loh, kita bisa …

    “Mulai aja dulu.”

    Zaman sekarang apalagi di tengah pandemi begini, bisnis rumahan online mulai menjamur. Kan, banyak yang terdampak tuh. Dan banyak yang mulai di rumah aja, baik secara sukarela maupun yang terpaksa. Dengan jaringan internet yang stabil (malahan udah ada yang sinyalnya 5G!), usaha online memang menjanjikan banget. Banyak jenis usaha yang bisa kamu kerjakan di rumah, lalu kamu pasarkan lewat media sosial atau online marketplace.

    Tips Memulai Bisnis dalam Berwirausaha

    Buat wirausahawan atau wiraswasta pemula yang baru mau mulai nih. Kami punya sedikit tips yang perlu kalian note yang kami lansir dari laman situs 99 Group. Untuk tahu perbedaan wirausaha dan wiraswasta, bisa cek artikel sebelumnya ya. Nah, berikut ini tips-nya:

    1. Pelajari dulu caranya manajemen administrasi yang baik
    2. Be brave! Jangan takut gagal sebelum mencoba ya!
    3. Pilih jenis usaha sesuai passion, biar semangat jalaninnya
    4. Buat visi misi dan buat rencana ke depannya
    5. Hitung perkiraan expense yang perlu kamu keluarkan, dan siapkan modal awalnya
    6. Pilih strategi promosi yang tepat sesuai jenis usaha dan target market kamu
    7. Tentukan timing atau waktu yang tepat untuk mulai

    Ide Bisnis Rumahan Terfavorit 2020

    1. Jualan kreasi hampers atau gift set

    Salah satu usaha rumahan yang lagi trend banget nih. Bisnis yang satu ini menjanjikan banget, karena akan selalu ada perayaan dalam kehidupan kita. Apalagi di Indonesia sendiri cukup banyak hari libur nasional atau hari besar yang biasa kita rayakan secara meriah. Dan, pada hari-hari seperti ini, jadi momen bagi masyarakat kita buat kasih sesuatu ke orang-orang terkasih. Misalnya: Hari Natal dan Tahun Baru, Idul Fitri, Hari Ibu, Hari Kasih Sayang atau Valentine Day, dan lain sebagainya. Selain itu, kado juga selalu ada di setiap perayaan pernikahan, kelahiran, dan ulang tahun. Nah, hampers ini lagi hits banget nih untuk jadi kado di acara-acara tersebut.

    2. Buka warung kopi atau cafe

    bisnis rumahan

    Lihat sekitarmu deh! Kedai kopi bertebaran dimana-mana, apalagi di kota-kota besar. Tapi, banyak juga yang selalu ramai pelanggan. Bisnis café atau warung kopi memang lagi IN banget 2020 ini. Yang dijual nggak hanya kopi yang enak aja, tapi juga suasananya. Kalau kamu mau all out di bisnis ini, modalnya lumayan sih. Soalnya biasanya konsep kedai kopi kekinian, interiornya lumayan kece. Orang-orang suka yang instagramable.

    3. Jualan camilan home-made

    Sampai saat ini, usaha rumahan makanan ringan memang masih banyak peminatnya. Tinggal gimana kamu berkreasi biar nggak kalah saing sama pengusaha yang udah mulai duluan. Yang lagi hits tahun ini yang berbau Korea sih, misalnya Korean milky cream donut. Tapi, camilan seperti aneka kue, brownies, donat, risol mayo, dan jajan pasar tetap diminati masyarakat kok. Kamu juga bisa berinovasi dalam membuat camilan ala kamu sendiri. Misalnya, bikin versi sehatnya camilan masa kini.

    4. Jualan pulsa dan paket data internet

    Siapa coba yang nggak mau punya usaha rumahan modal kecil untung besar? Nah, salah satunya nih yang lumayan simpel, join jadi agen pulsa melalui distributor resmi. Zaman sekarang kan orang udah kayak jadi satu sama HP yak. Hampir semua kalangan nggak bisa lepas dari kebutuhan beli pulsa dan kuota data buat internetan. Nah, kamu bisa manfaatkan peluang ini. Selain pulsa dan kuota data, ide bisnis yang nggak kalah oke adalah jasa bayar tagihan.

    5. Buka jasa laundry

    Jenis usaha di bidang jasa yang booming dari tahun-tahun lalu, yang disambut hangat oleh kaum mageran dan kaum ngideran. Banyak loh, masyarakat kita yang nggak sempat buat cuci baju sendiri. Karena itulah, bisnis laundry mulai naik pamornya.

    6. Jualan kerajinan tangan

    bisnis rumahan

    Banyak ide usaha rumahan kreatif terkait kerajinan tangan. Bisnis ini masuk ke ranah hobi. Bisnis rumahan yang cocok buat kamu-kamu yang punya tangan yang terampil, dan hobi kamu bikin-bikin kreasi barang handmade. Ide bisnis rumahan ini misalnya barang-barang rajut, gerabah, anyaman rotan atau bambu, kreasi mainan anak, aksesoris handmade, dan masih banyak lagi.

    7. Jualan minuman kekinian

    Berjualan minuman termasuk salah satu bentuk bisnis modal kecil yang bisa banget kamu jajal. Nggak sampai 5 juta kamu udah bisa mulai bisnis ini. Baik itu ikutan franchise minuman kekinian yang udah ada, maupun bikin sendiri. Tinggal belanja bahan-bahan misalnya serbuk minuman aneka rasa lalu kamu olah dan kemas sendiri.

    8. Buka usaha catering

    Punya bisnis catering nggak melulu yang cuma melayani partai besar untuk acara khusus macam resepsi pernikahan aja loh. Ada juga jasa catering yang melayani catering untuk kantor atau rumah tangga. Boleh banget nih dicoba, buat yang hobi masak dan masakannya enak. Yang nggak kalah banyak peminatnya adalah catering diet. Misalnya diet mayo atau diet karbo. Tapi kalau yang ini, kamu perlu pengetahuan lebih tentang nutrisi ya.

    9. Budidaya Ikan Hias

    Beberapa jenis ikan hias harganya bisa selangit loh. Biasanya jenis ikan yang sedang hits berbeda-beda seiring berjalannya waktu. Untuk sekarang, ikan predator seperti channa atau ikan gabus sedang naik daun. Tapi, ikan hias lain seperti cupang atau betta, guppies, arwana, lohan, koi, dan teman-temannya belum pudar pesonanya di kalangan para pecinta ikan hias. Kalau ingin menggeluti bidang ini, kamu perlu bekal ilmu yang cukup terkait budidaya dan pemeliharaan ikannya juga ya. Dan, jangan lupa ikuti komunitasnya.

    10. Jualan fashion item

    bisnis rumahan

    Semua orang butuh pakaian yang termasuk salah satu kebutuhan pokok selain makanan dan tempat tinggal. Bisnis fashion nggak akan ada matinya. Apalagi kalau target pasar kamu cewek-cewek. You know, banyak perempuan yang ngeluh nggak punya baju padahal lemari udah pada penuh sesak semua. Jangankan baju sama celana, jualan topi sama sepatu juga cukup menjanjikan. Yang sekarang lagi hits lagi-lagi adalah yang berkaitan dengan Korea atau K-pop idols. Bisa merchandise (official maupun yang unofficial). Bisa juga fashion item yang dipakai para idol ini, baik yang asli maupun replika.

    Tentunya masih banyak ide-ide hebat lainnya di luar 10 ide bisnis rumahan di atas. Sesuaikan ide bisnis yang kamu ingin jalani dengan demand dari masyarakat. Misal nih, sekarang kan kita masih dalam ancaman pandemi covid-19. Masyarakat masih harus menggalakkan 3M: mencuci tangan, menjaga jarak, dan memakai masker. Nah, ini yang menjadikan bisnis masker lagi naik. Mungkin kamu mau ikutan juga? Contoh lain, karena bisnis online sedang banyak peminatnya, jasa konsultan SEO ikutan kecipratan nih. Kalau kamu punya ilmunya, kamu juga bisa menjajaki bisnis ini. Yang penting, apapun jenis bisnis yang kamu pilih, terus tumbuhkan semangat wirausaha ya!

  • Mengenal Ekonomi Digital dan Perkembangannya di Indonesia

    Mengenal Ekonomi Digital dan Perkembangannya di Indonesia

    Penting untuk mengenal ekonomi digital di era teknologi informasi dan komunikasi yang semakin berkembang pesat seperti sekarang ini. Seperti yang kita tahu, Jepang sejak setahun lalu mulai memperkenalkan Society 5.0, era digital terbaru yang memanusiakan manusia lewat teknologi. Perkembangan teknologi yang melesat cepat ini juga mendukung gerak perekonomian dunia. Tentunya, Indonesia pun nggak mau ketinggalan. Di tahun 2018 saja, menurut investigasi Tempo, sudah ada 4 unicorn di Indonesia. Keempatnya dengan valuasi di atas 1 miliar dolar, antara lain Go-jek, Tokopedia, Traveloka dan Bukalapak. Data ekonomi digital Indonesia mencatat nilai ekonomi digital di negara kita telah mencapai 40 miliar dolar Amerika pada tahun 2019.

    Lalu, bagaimana konsep ekonomi digital serta potensi ekonomi digital Indonesia dan perkembangannya di tanah air? Semua akan kita bahas pada artikel kali ini.

    Apa Itu Ekonomi Digital?

    Sebelum membahas perkembangan ekonomi digital di Indonesia, kita perlu tahu dulu nih, apa itu ekonomi digital. Sebuah jurnal elektronik yang terbit di Social Science Research Network sudah menjelaskan definisinya nih. Ekonomi digital merujuk pada sistem ekonomi yang aktivitasnya berbasis pada teknologi komputasi digital. Masyarakat luas menganggap konsep ekonomi ini sebagai cara menjalankan bisnis melalui pasar digital yaitu internet dan website.

    Melansir laman situs Wikipedia, definisi ekonomi digital saat ini sudah merujuk pada cabang ekonomi yang mempelajari barang tak berwujud dengan biaya marjinal nol yang tersebar di internet. Fitur utama dari jenis ekonomi baru ini yaitu mobilitas benda tak berwujud dan fungsi bisnis, ketergantungan pada data, efek jaringan, pasar multi-sisi, serta adanya kecenderungan akan terbentuknya oligopoli dan monopoli.

    Di dunia barat, penggunaan istilah digital economy atau ekonomi digital sendiri pertama kali oleh Don Tapscott pada tahun 1995. Pada bukunya yang berjudul The Digital Economy: Promise and Peril in the Age of Networked Intelligence, Tapscott mengungkapkan ekonomi digital sebagai cara baru manusia dalam berbisnis.

    Menurut Thomas Mesenbourg pada bukunya Measuring the Digital Economy (2001), ada setidaknya tiga komponen utama dalam konsep ekonomi digital. Ketiga komponen tersebut antara lain:

    • E-business infrastructure (perangkat keras, perangkat lunak, telekomunikasi, jaringan, sumber daya manusia, dan lain sebagainya),
    • E-business (bagaimana menjalankan bisnis, setiap proses yang melalui jaringan dengan mediasi komputer), dan
    • E-commerce (perpindahan barang, ketika terjadi jual-beli secara online).

    Potensi dan Perkembangan Ekonomi Digital di Indonesia

    mengenal ekonomi digital
    Sumber Gambar: Katadata

    Setelah mengenal ekonomi digital, saatnya mengetahui potensi perkembangannya di tanah air. Indonesia pada saat ini tengah menjajaki era revolusi industri 4.0. Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi berjalan beriringan dengan perkembangan ekonomi digital Indonesia. Hal ini juga didukung tingginya minat masyarakat terhadap kemudahan yang ditawarkannya. Dalam perkembangannya, peran ekonomi digital dalam perekonomian Indonesia sangat penting. Murahnya harga smartphone dan paket kuota data juga menjadikan sebagian besar masyarakat Indonesia terutama di kota-kota besar sudah terjangkau internet. Zaman sekarang semuanya bisa lebih mudah dengan adanya ponsel pintar, internet, dan segala aplikasi yang bermunculan. Letak geografis udah nggak jadi masalah besar sekarang. Semua orang bisa belanja semua kebutuhan, jajan camilan atau beli makanan dan minuman di resto favorit, bayar-bayar tagihan, bahkan pesan kamar hotel dan tiket transportasi, dari mana aja. Pakai gawai mereka yang terkoneksi internet. Bahkan bisa sambil goleran di kamar. Nah, itulah gambaran akan contoh ekonomi digital di Indonesia.

    Perkembangan perekonomian digital di Indonesia sendiri termasuk yang terpesat se-Asia Tenggara. Ini bisa kita lihat dengan banyaknya aktivitas digital yang masyarakat lakukan, baik dari pihak penjual maupun pembeli. Terjadi nggak hanya di marketplace besar macam Lazada, Shopee, Tokopedia dan Bukalapak saja. Masyarakat Indonesia sangat memanfaatkan perkembangan dunia digital dengan gelar lapak di media sosial seperti Instagram, Facebook dan Twitter. Tahun 2017 saja, Tempo sudah memprediksi bahwa ekonomi digital akan menjadi penyelamat perekonomian di Indonesia, dan bisnis start-up akan mulai booming. Nah, benar deh kejadiannya sekarang.

    Tantangan Ekonomi Digital di Indonesia

    Mengenal ekonomi digital belum lengkap tanpa mengenal tantangannya. Meskipun berkembang pesat, bukannya tidak ada tantangan yang harus pemerintah Indonesia hadapi terkait investasi ekonomi digital di tanah air. Pemerintah RI mau nggak mau harus siap tempur menghadapi 5 tantangan besar berikut ini.

    1. Keamanan dunia maya atau cyber security

    Tantangan besar utama yang membayangi kegiatan ekonomi digital adalah cyber security. Hal ini terjadi tak hanya di Indonesia saja, tapi di berbagai negara, termasuk negara-negara maju. Di Indonesia sendiri, bisnis digital sedang menanjak naik secara pesat. Banyak masyarakat melakukan transaksi secara online. Ini juga menaikkan risiko terjadinya kejahatan cyber.

    1. Ketatnya persaingan bisnis

    Memasuki era digital dengan revolusi industri 4.0, persaingan usaha semakin ketat. Sekarang, yang nggak melek internet dan inovatif dalam berteknologi bisa ketinggalan. Apalagi dengan munculnya berbagai online marketplace, sekarang produk impor yang murah dan berkualitas dengan mudah bisa masuk ke Indonesia. Akibatnya, produk dalam negeri harus putar otak lagi supaya nggak kalah pamor dengan produk luar.

    1. Pembangunan SDM

    Dengan kemajuan teknologi informasi dan komunikasi, kualitas sumber daya manusia juga perlu mengalami peningkatan. Seperti yang diungkapkan Google, negara-negara Asia Tenggara masih minim akan tenaga professional yang bisa mendukung kegiatan ekonomi digital. Nah, ini jadi PR juga buat pemerintah, untuk mempersiapkan SDM Indonesia yang berpemikiran lebih maju dan melek teknologi.

    1. Tersedianya akses internet yang baik

    Memang, sudah lebih dari setengah populasi masyarakat Indonesia yang terjangkau internet yang stabil. Tapi, itu berpusat di kota-kota besar saja, di pulau-pulau padat penduduk seperti Jawa, Bali dan Sumatra. Faktanya, infrastruktur berupa jaringan internet yang stabil masih minim untuk masyarakat di wilayah seperti Kalimantan, Sulawesi dan Papua. Pemerintah masih perlu melakukan bebagai pembangunan infrastruktur yang lebih luas.

    1. Regulasi yang nggak sejalan dengan perkembangan zaman

    Tantangan lain yang harus dihadapi Indonesia adalah pembaharuan hukum yang berlaku agar sejalan dengan perkembangan zaman. Terutama, regulasi yang mengatur hal-hal berbasis digital.

    Prospek Perekonomian Digital di Indonesia

    mengenal ekonomi digital
    Sumber Gambar: IAU idF

    Sebagai pasar terbesar, boleh dibilang raksasa-nya, e-commerce di Asia Tenggara, Indonesia bisa sangat merasakan manfaat ekonomi digital. Tahun lalu, nilai ekonomi Indonesia adalah sekitar 2,5 miliar dolar lebih. Prediksinya, nilai ini akan meningkat hingga ke angka 20 miliar dolar di tahun 2022 mendatang. Selain membantu mendongkrak perekonomian Indonesia, ekonomi digital juga banyak membuka lapangan kerja baru. Perkiraannya, melansir laman situs Kementerian Sekretariat Negara Republik Indonesia, akan ada sekitar 26 juta pekerjaan baru pada tahun 2022. Lapangan kerja akan bermunculan dengan berkembangnya ekonomi digital ini.

    Lebih lanjut, data dari World Market Monitor memproyeksikan bahwa ekonomi digital akan menyumbang 9,5% pada produk domestic bruto Indonesia, atau sekitar 155 miliar dolar Amerika, di tahun 2025 mendatang. Hal ini termasuk juga peningkatan terbukanya lapangan pekerjaan dan juga mendorong produktivitas. Dengan adanya infrastruktur yang mendukung perkembangan ekonomi digital, kita masih perlu melakukan berbagai terobosan untuk memastikan ekonomi digital semakin maju di tanah air. Inilah pentingnya mengenal ekonomi digital.