Silabus adalah dokumen yang merinci rencana pembelajaran dan pengajaran suatu mata pelajaran atau program studi secara terstruktur. Silabus berfungsi sebagai panduan bagi guru atau instruktur dalam merancang dan mengelola proses pembelajaran. Silabus menguraikan topik-topik yang akan diajarkan, tujuan pembelajaran, metode pengajaran, bahan bacaan yang dianjurkan, penilaian, dan jadwal pelajaran.
Silabus biasanya mencakup informasi seperti deskripsi singkat tentang mata pelajaran atau program studi, tujuan pembelajaran yang diharapkan, hasil belajar yang diinginkan, konten dan topik yang akan diajarkan, urutan pembelajaran, metode pengajaran yang akan digunakan, dan sumber daya yang diperlukan.
Silabus dapat disusun oleh guru, pengajar, atau dosen sebagai panduan untuk merencanakan dan mengajar materi secara sistematis. Selain itu, silabus juga dapat digunakan sebagai acuan bagi siswa atau peserta pelatihan untuk memahami dan mengikuti perkembangan pembelajaran.
silabus
Dengan adanya silabus, pengajaran dan pembelajaran menjadi lebih terarah dan terorganisir. Silabus memastikan bahwa materi pembelajaran yang penting dan relevan diajarkan, dan memberikan kerangka waktu yang jelas untuk mencapai tujuan pembelajaran yang telah ditetapkan. Selain itu, silabus juga dapat membantu mengukur kemajuan siswa atau peserta pelatihan melalui penilaian yang sesuai dengan materi yang diajarkan.
Silabus dapat berlaku untuk jangka waktu tertentu, seperti satu semester atau satu tahun akademik, tergantung pada konteks pengajaran. Namun, silabus juga dapat disesuaikan dan diperbarui secara fleksibel jika ada kebutuhan perubahan atau penyesuaian dalam proses pembelajaran.
Penting untuk dicatat bahwa setiap lembaga pendidikan atau program studi dapat memiliki format dan struktur silabus yang berbeda-beda, tergantung pada kebijakan dan kebutuhan masing-masing.
Kalau kamu hobi menulis, manfaat menulis apa yang telah kamu rasakan? Atau, kalau kamu baru mau mulai menulis, manfaat menulis apa yang ingin kamu dapatkan? Sebentar… Jadi, apa sih manfaat menulis itu? Ada ya manfaatnya? Ya, banyak dong. Detailnya di bawah ini!
Semua orang pasti sudah tahu dong pengertian menulis. Menurut KBBI, secara harfiah menulis berarti membuat huruf, angka, simbol, lambang dan sebagainya di suatu media dengan menggunakan alat tulis. Alat yang kita gunakan untuk menulis bisa berupa pensil, pena, kapur tulis, arang, dan lain-lain. Medianya juga beragam, mulai dari kertas aneka jenis, kain, tembok, lantai, permukaan suatu barang, tissue juga boleh, dan masih banyak lagi. Itu arti menulis secara luas ya.
Banyak ahli juga sudah mengemukakan pengertian menulis versi mereka masing-masing. Tapi, semua pengertian itu intinya sama kok. Esensi dari semua pengertian-pengertian para ahli tersebut sudah dirangkum dalam pengertian menulis versi KBBI, yaitu: [aktivitas] melahirkan pikiran atau perasaan … dengan tulisan.
Ada macam-macam tujuan orang menulis. Ada yang menulis untuk mencurahkan perasaan, memvisualisasikan ide dan buah pemikiran, memberi atau menyampaikan informasi, mempengaruhi orang lain, mengemukakan (dan bisa juga menggiring) opini, memotivasi, atau dulce et utile. Menghibur sekaligus bermanfaat. Seperti fungsi karya sastra yang digaungkan Horatius.
Manfaat menulis
Seperti halnya manfaat membaca yang begitu banyak, menulis pun punya segudang guna. Kalau dengan membaca bisa meningkatkan kecerdasan, kinerja otak, serta daya ingat kita, demikian pula dengan menulis. Jika dengan membaca kita bisa menambah perbendaharaan kata (yang memampukan kita untuk berbahasa dengan lebih baik), dengan menulis kita sedang menerapkan isi bank kata di otak kita yang kita peroleh dari aktivitas membaca tersebut. Bahkan, menurut Prof. Dr. Burhan Nurgiyantoro dalam bukunya yang berjudul Penilaian dalam Pengajaran Bahasa dan Sastra (2001: 296), “Aktivitas menulis merupakan salah satu manisfestasi keterampilan berbahasa paling akhir … setelah mendengarkan, membaca dan berbicara.” Jadi, menulis pun bisa mengasah dan menambah keterampilan kita dalam berbahasa.
Sering menulis, terutama dalam creative writing, juga bisa mengasah kreativitas dan memperkuat daya imajinasi kita. Otak kita akan lebih terasah karena sering dipakai. Nulis kan juga pakai mikir ya. Apalagi, juga diimbangi dengan sering membaca sebagai referensi tulisan. Nah, dengan sering menulis, kita akan terlatih untuk bisa memunculkan ide-ide baru. Ide-ide baru ini kemudian kita olah juga untuk membuat tulisan lagi. Ini pun akan mempertajam pikiran kita, melatih kita untuk berpikir aktif dan kritis, serta membuat kita lebih terampil dalam mengungkapkan sesuatu.
Selain manfaat tersebut di atas, ada banyak manfaat menulis menurut para ahli, dan tak hanya berkaitan dengan kecerdasan berpikir saja. Bahkan menulis pun bermanfaat bagi kesehatan loh, terutama kesehatan mental. Salah satu manfaat penting dari menulis adalah dapat meredakan stress dan membantu kita menjadi lebih tenang. Hal ini berkaitan dengan tujuan menulis yaitu untuk mengekspresikan atau meluapkan perasaan. Menulis bisa membantu kita mengeluarkan energi negatif dalam diri. Semua uneg-uneg, emosi, pikiran-pikiran yang mengganjal bisa kita curahkan semuanya ke dalam tulisan. Di sisi lain, menuliskan hal-hal yang baik (misalnya gratitude note atau ucapan syukur) juga bisa menolong kita untuk berpikir positif. Tak melulu harus dipublikasikan ke halaman akun jejaring sosial kamu. Mau disimpan sendiri dalam buku diary, berupa notes atau file dokumen di gawai pribadi kamu juga sudah sangat membantu.
Adapun manfaat menulis bagi siswa biasanya terkait dengan pendidikan mereka. Aktivitas menulis ini secara spesifik dinamakan mencatat. Taking notes memang sangat penting dilakukan saat mengikuti pelajaran di suatu kelas atau course tertentu. Hal ini berlaku tak hanya buat siswa dan mahasiswa saja, melainkan untuk siapapun yang sedang belajar. Entah itu sedang sekolah, kuliah, mengikuti kursus atau seminar, belajar sendiri secara otodidak dengan bantuan buku, jurnal, artikel di internet atau video tutorial, lokakarya, dan lain sebagainya. Dengan menulis catatan, itu berarti kita benar-benar mengikuti jalannya pelajaran di kelas tersebut. Menulis catatan juga sarat guna bagi siapa pun, bahkan dalam kehidupan sehari hari. Menulis membuat kita lebih terstruktur dan terorganisir; semuanya jadi lebih tertata dan terdokumentasikan dengan baik dalam bentuk tulisan.
Buat kamu-kamu yang mau cuan tambahan, menulis juga bisa menghasilkan uang. Kamu bisa me-monetize aktivitas menulis kamu dengan jadi copy writer, content writer, penulis blog komersial, penulis naskah, penulis lepas, novelis, jurnalis, dan masih banyak lagi profesi penulis lainnya. Jadi, selain dapat semua manfaat menulis di atas, kamu juga bisa dapat satu keuntungan lain yaitupendapatan. Jadi termasuk hobi yang menghasilkan juga kan?
Sudah paham tentang menulis, sudah tahu manfaat-manfaatnya, sekarang saatnya masuk ke bahasan terkait kiat kiat menulis efektif. Ini sangat penting dan berguna bagi siapa saja yang ingin menulis untuk mencurahkan ide gagasan dan pemikiran-pemikirannya. Bisa untuk kesenangan pribadi atau memang karena kerjaan. Selain terus berlatih untuk memicu otak untuk berpikir kreatif, serta banyak membaca untuk menambah wawasan penulisan, kita perlu tahu tahapan-tahapan penting dalam menulis. Ada setidaknya empat tahap yang harus kita perhatikan, yaitu sebagai berikut:
Yang pertama adalah tahap pratulis, yaitu tahap sebelum memulai penulisan. Bisa kita awali dengan menentukan ide pokok atau topik dari bakal tulisan kita nanti. Setelah itu, kita bisa melakukan riset serta pengumpulan data dan bahan. Kemudian, buat kerangka pikiran, lalu mulai menulis. Segera! Begitu sepercik ide muncul dalam pikiran, tulis secepatnya. Jangan menunda-nunda! Meski kamu sedang asyik goreng ikan atau merakit gunpla sekalipun. Ide hebat tidak datang dua kali, saudaraku.
Setelah semua alat dan bahan terkumpul, saatnya eksekusi. Bisa mulai dengan membuat draf atau tulisan kasar. Dinamakan demikian karena di tahap ini, kamu tulis saja dulu semua yang ada di pikiran kamu. Tak perlu khawatir (apalagi secara berlebihan) dengan tata bahasa dan typo. Just keep writing and don’t go back until it’s done. Nantinya, kamu bisa memperbaiki, menambah dan/atau mengurangi, juga mempercantik hasil tulisan kamu di tahap selanjutnya yaitu tahap revisi.
Tahap keempat dan yang terakhir sebelum mempublikasikan tulisan kamu (kalau mau) adalah tahap penyuntingan. Pada tahap ini, kita membaca ulang semuanya dari awal sampai akhir, dengan lebih teliti, dan melakukan koreksi bila perlu. Maka selesailah tulisan kamu.
Sedikit tips dalam menulis yang sifatnya personal, atau berbeda-beda tergantung masing-masing orang. Berkaitan dengan menciptakan suasana yang kondusif untuk berpikir kreatif. Kamu bisa menulis sambil mendengarkan lagu yang kamu suka, memilih ‘meja kerja’ yang kamu inginkan, dan menentukan sendiri waktu terbaikmu untuk menulis.
Sekarang tibalah kita di akhir artikel. Demikian tadi ulasan tentang menulis, tujuannya, manfaatnya, dan tahapannya. Siapa saja tentu bisa melakukan aktivitas ini. Jadi, semua orang bisa merasakan manfaatnya. Kamu juga mau?
Mau tahu cara belajar Bahasa Inggris yang bisa dilakukan sendiri? Apa saja yang harus diketahui dalam belajar Bahasa Inggris untuk pemula? Simak tips and trick nya berikut!
Perlu diketahui, hingga kini Bahasa Inggris masih diakui dan dipakai sebagai bahasa Internasional. Sebagian besar masyarakat dunia kalau mau saling berkomunikasi lintas negara, ya pakai bahasa Inggris. Lagu-lagu zaman now yang sedang hits juga kebanyakan liriknya pakai bahasa Inggris. Menu makanan dan minuman di restoran kalau ditulis pakai bahasa Inggris juga jadi terlihat lebih berkelas, auto mevvah. Menguasai Bahasa Inggris juga bisa menambah value kamu sebagai manusia yang berbudaya.
Makanya banyak yang menawarkan jasa les atau kursus bahasa Inggris, baik yang berkelompok maupun secara private. Padahal, bahasa itu bisa dipelajari dimana saja, tidak hanya di dalam ruang kelas. Pertama-tama, tentukan tahapan belajar Bahasa Inggris yang cocok buat kamu, lalu mulai deh. Mau tahu cara mudah belajar bahasa inggris bagi pemula? Lanjut baca sampai habis ya! Ini dia tips nya!
Niatkan
Ingat, belajar bahasa baru itu tidak seperti nyeduh kopi sasetan. Kalau kamu baru di bidang ini, ibaratnya seperti ketika kamu ingin minum kopi, tapi harus menanam bibit tanaman kopinya dulu. Butuh proses dan hasilnya tidak instan. Bisa memang kalau mau bisa ngomong pakai bahasa Inggris dengan belajar sehari. Tapi ya ngomong yang bagaimana dulu nih. Apa kamu bakal puas dengan bisa bilang “Hello, how are you?” “I’m fine, thank you”? Kalau ingin yang jauh lebih dari itu, ya luangkan lebih banyak waktu dan perbanyak juga effort atau usaha kamu.
Karena perlu proses itulah, sangat penting untuk terus memunculkan motivasi kita untuk belajar bahasa Inggris. Tanamkan niat dan bulatkan tekad untuk tetap semangat belajar. Kalau perlu, tuliskan besar-besar tujuan kamu dan tempelkan di dinding kamar, atau di gawai kamu. “INGIN BISA NONTON FILM HOLLYWOOD TANPA SUBTITLE”, misalnya.
Siapkan materinya
Untuk belajar teori-teorinya, kamu bisa temukan banyak sekali materi belajar bahasa Inggris untuk pemula di internet. Toko buku dan lapak online juga banyak menjual buku-buku pelajaran bahasa Inggris. Tapi, materi untuk belajar bahasa Inggris sendiri tidak terbatas hanya pada buku-buku pelajaran saja. Buku-buku lain yang berbahasa Inggris juga bisa kamu baca-baca untuk jadi bahan latihan reading comprehension kamu. Tidak hanya itu, kamu juga bisa dapat bahan belajar dari lirik lagu, film atau video-video lain, artikel dan bacaan apapun, bahkan unggahan-unggahan di jejaring sosial. Sebagai tambahan, kamu juga bisa belajar bahasa lewat aplikasi di gawai kamu.
Be an English-speaking baby (jadi bayi lagi… atau balita)
Belajar bahasa Inggris pemula berarti kamu memulai dari mula-mula. Dari awal. Berapapun umur kamu sekarang, bayangkan diri kamu balik lagi jadi bayi, tapi bayi bule. Tidak perlu gengsi atau malu untuk memulai dengan belajar alphabet, nyanyi lagu ABC. Atau baca-baca buku dongeng anak-anak yang bahasa dan pemilihan katanya masih sangat sederhana. Atau belajar kosakata baru yang masih sangat dasar pakai flash card atau kartu-kartu lucu, masing-masing dengan gambar aneka buah-buahan atau binatang. Mulai belajar dengan materi se-level anak SD atau bahkan TK bukan hal yang memalukan kok. Tak masalah jika kamu belajar materi-materi dasar seperti salam dan perkenalan, nama-nama hari, anggota keluarga, kata-kata sederhana yang sering dipakai, dan lain-lain. Tidak apa-apa, karena toh begitulah anak-anak belajar bahasa ibu mereka. Semangat ya!
Mulai dengan perbanyak kosakata dalam bahasa Inggris (vocabulary namanya)
Siapa bilang belajar dengan menghafal kosakata itu tidak penting dalam belajar bahasa? Salah satu aspek penting dalam bahasa adalah kata. Kata adalah satuan terkecil dalam bahasa yang memiliki arti dan bisa berdiri sendiri. Kita menyusun kalimat juga dengan memakai beberapa kata bersama-sama dan merangkainya menjadi satu kalimat utuh. Jadi, penting untuk selalu meng-upgrade jumlah kata di bank kata kamu; mulai dari tahu 10 kata saja, lalu ke 100 kata, lanjut jadi 1.000 kata, dan seterusnya, sehingga kalimat yang kamu rangkai bisa lebih bervariasi dan lebih kompleks. Terus kumpulkan sedikit demi sedikit kata-kata baru dalam bahasa Inggris untuk memperbanyak perbendaharaan kata di otak kamu.
Tentu mempelajari kosakata baru tidak hanya bisa kamu lakukan dengan ‘makan kamus’ saja kok. Tidak perlu sepaneng menghafal kata baru langsung dari kamus, apalagi tanpa tahu bagaimana penggunaannya dalam kalimat dan apakah kata itu lazim ditemui dan digunakan. Kembali ke poin 2 di atas, kamu bisa belajar bahasa Inggris dari mana saja. Tak hanya dari buku, kamu juga bisa dapat kosakata baru dengan melihat sesuatu, bisa gambar atau apapun. Amati dan cari tahu kata-kata yang mendeskripsikan apa yang kamu lihat itu. Misal: ketika kamu melihat harimau, kamu bisa dapat banyak kosakata seperti tiger, stripes, feline, carnivorous, mammal, wild, coat, hind leg, foreleg, quadruped, dan masih banyak lagi. Nah, di sini kamu bisa buka kamusmu, atau minta orang lain untuk menjelaskan ke kamu.
Meski kosakata adalah pokok atau yang utama dalam belajar bahasa, tapi perlu diingat bahwa grammar atau struktur kalimat juga tidak kalah penting. Kedua hal ini sama pentingnya dalam mempelajari bahasa. Tapi, untuk permulaan, lebih baik mulai dari yang paling dasar dulu. Simple Present Tense. Kuasai tense yang satu ini dulu ya, sambil perbanyak kosakata.
Cari learning buddies atau teman belajar (dan ‘guru’)
Teman belajar di sini bukan teman untuk belajar bahasa Inggris bareng kamu, tapi, yang bisa menemani dan membantu kamu belajar. Cari teman yang bisa bahasa Inggris untuk dijadikan ‘guru’ atau mentor bagi kamu. Pergi ke luar negeri memang sangat membantu, melancong ke negara-negara berbahasa Inggris seperti Amerika, Australia atau Inggris. Tapi ini bukan satu-satunya jalan untuk kamu menemukan learning buddy atau guru. Zaman sekarang kamu bisa dengan mudah berteman dengan siapa saja dan mengobrol dengan banyak orang secara online lewat internet. Cari teman dari luar negeri yang bisa kamu ajak bicara. Kamu juga bisa ikut komunitas internasional, atau komunitas pembelajar bahasa Inggris tempat kamu bisa praktik langsung memakai bahasa Inggris.
– dst. Latihan, Latihan, Latihan!
Ingat, practice makes perfect! Inilah inti dan kunci penguasaan kemampuan apapun, termasuk kemampuan berbahasa Inggris. Dedikasikan waktumu untuk bahasa Inggris. Sering-sering latihan listening, reading, speaking, dan writing. 4 manifestasi keterampilan kita dalam berbahasa: mendengarkan, membaca, berbicara, menulis. Tidak masalah jika hanya bisa mengambil satu jam saja dalam sehari untuk belajar bahasa Inggris. Rutinkan. Nanti juga setelah terakumulasi setidaknya seribu jam yang kamu dedikasikan, pasti kamu sudah mulai bisacukup lancar berbahasa Inggris.
Ingin belajar bahasa Inggris percakapan? Ya kamu harus bercakap-cakap. Jangan nyimak melulu. Ekspresikan. Jangan takut buat angkat bicara. Aplikasikan kosakata yang kamu sudah tahu. Tidak masalah meski vocab masih terbatas dan grammar masih amburadul. Berani ngomong dulu, itu sudah bagus. Nanti sambil dikoreksi dan upgrade skill bahasa Inggrisnya pelan-pelan sambil jalan.
Nah, itu tadi simpelnya cara belajar bahasa inggris otodidak (kata bakunya autodidak, by the way). Mudah, bisa dari rumah!
Pada artikel kali ini kita akan belajar cara menulis daftar pustaka. Daftar pustaka adalah istilah untuk kumpulan referensi yang menjadi rujukan untuk karya tulis. Artinya bahwa sebuah dapus wajib ada ketika kamu mengutip salah satu atau lebih karya tulis orang lain. Kamu perlu membuat daftar yang berisi informasi singkat tentang siapa dan juga apa topik yang sedang kamu rujuk.
Daftar pustaka atau juga yang sering kita kenal dengan istilah rujukan, referensi atau sumber pustaka dapat memberikan informasi detail kepada pembaca mengenai sumber rujukan. Sehingga setiap pembaca akan mendapatkan pemahaman mengenai sumber tersebut. Secara umum Daftar pustaka terletak di halaman yang paling akhir sebuah karya ilmiah.
Tujuan dan Manfaat Daftar Pustaka
Penulisan daftar pustaka juga memiliki banyak manfaat. Selain karena telah memenuhi standar penulisan karya ilmiah, daftar pustaka juga sebagai bukti bahwa data yang kamu ambil adalah benar. Hal itu juga berarti bahwa kami berterima kasih terhadap penulis atau peneliti sebelumnya yang tulisannya menjadi referensimu.
Menuliskan daftar pustaka selain untuk menghargai penulis yang merupakan sumber acuan kamu, juga bertujuan untuk menghindari adanya tuduhan plagiat. Jadi kamu telah mengakui kalau ide dan kutipan yang kamu tulis adalah berasal dari pemikiran orang lain.
Selain itu, penulisan daftar pustaka juga dapat membantu pembaca mengetahui sumber kutipan karya ilmiah yang ia baca. Sehingga mereka dapat menelusuri langsung sumbernya untuk mengetahui informasi dengan lebih detail.
Cara Menulis Daftar Pustaka yang Benar
Ada beberapa hal yang perlu kamu perhatikan dalam penulisan daftar pustaka, yaitu;
Daftar pustaka harus kamu tulis berdasarkan urutan abjad dari nama belakang si penulis.
Daftar pustaka dengan penulis yang sama, maka urutkan daftarnya berdasarkan tanggal publikasi karyanya yang paling awal.
Beberapa elemen lain yang harus kamu tuliskan dalam daftar pustaka adalah nama penulis, tahun terbit atau publikasi, judul buku/karya ilmiah, kemudian tempat terbit dan nama penerbit.
Berikut penjelasan lebih detail terkait hal tersebut
Cara menulis daftar pustaka dari buku
sumber instagram @jelangkaonline
1. Nama penulis
Tulislah nama belakangnya lebih dahulu kemudian lanjut dengan tanda koma (,) dan inisial nama depannya. Jika terdapat gelar penulis di dalam buku, maka kamu tidak memerlukan gelar-gelar tersebut di dalam daftar pustaka.
Contoh untuk nama penulis Eka Kurniawan makan dalam daftar pustaka menjadi,
Kurniawan, Eka
Kemudian jika terdapat dua atau lebih penulis yang ada di sumber acuan, nama penulis pertama saja yang terbalik, sisanya tidak perlu.
Contoh: Kurniawan, Eka dan Ayu Utami.
Kurniawan, Eka. Aan Mansyur. dan Ayu Utami.
Dan jika penulis buku acuan kamu penulisnya lebih dari tiga, maka tulis nama pengarang pertama saja dengan dibalik, kemudian ditambah ‘dkk’ (dan kawan-kawan).
Contoh: Kurniawan, Eka dkk.
2. Tahun terbit
Setelah nama penulis, tuliskan pula tahun terbit buku yang menjadi acuan, kemudian ikuti dengan tanda buka dan tutup kurung.
Contoh: Kurniawan, Eka. (2010).
3. Judul buku
Selanjutnya adalah menuliskan judul buku yang kamu pakai sebagai acuan. Perlu diingat bahwa untuk menuliskan judulnya dengan format tulisan miring atau italic.
Contoh: Kurniawan, Eka. (2010). Cara Desain Logo.
4. Tempat terbit dan nama penerbit
Terakhir tuliskan nama penerbit dan tempat terbit buku yang menjadi referensimu. Dahulukan tempat terbit kemudian diikuti dengan tanda titik dua (:). Setelah itu dilanjutkan dengan menuliskan nama penerbitnya.
Contoh: Kurniawan, Eka. (2010). Cara Desain Logo. Yogyakarta: Kabarapikpress
Jika kamu tidak menemui adanya nama penulis buku yang menjadi acuanmu, maka kamu hanya perlu tuliskan judul buku, tahun terbit, serta lokasi terbitnya saja.
Contoh:
Cara Desain Logo. (2021) Yogyakarta: Indonesia
Buku Ditulis oleh Organisasi/ Institusi
Jika kamu menggunakan referensi buku yang ditulis oleh organisasi atau institusi, tulis nama Organisasi, kemudian tahun terbit, Judul buku, serta Tempat terbit dan lanjutkan dengan nama organisasi yang bertanggung jawab.
Contoh:
Rantau Media. (2021). Cara Desain Logo. Yogyakarta: Rantau Media.
Daftar Pustaka dari Ebook
sumber instagram @wrlmorris_author
Jika referensi yang kamu gunakan berasal dari buku yang kamu akses secara daring, atau dengan menggunakan E-book, kamu hanya perlu menuliskan nama belakang penulis, Inisial. (Tahun). Judul. Lokasi terbit: Penerbit. Bisa diakses dari url mana. berikut cara menulis daftar pustaka dari jurnal online
Contoh:
Ridwan, Maulana. (2004). Cara Desain Logo. Yogyakarta: Rantau Media. Tersedia dari KabarApik database.
Daftar Pustaka dari Buku Terjemahan
Jika buku yang dijadikan referensi adalah buku terjemahan, maka tulislah nama pengarang asli. (Tahun). Judul buku diikuti inisial dan nama penerjemah. Tempat: laku nama penerbit terjemahan.
cara menulis daftar pustaka dari artikel, jurnal koran atau majalah
Menulis daftar pustaka dengan referensi yang kamu ambil dari sebuah jurnal, artikel makalah atau sebuah laporan tidak jauh berbeda dengan menulis daftar pustaka dengan referensi dari buku. Urutan cara menulis daftar pustaka jurnal:
Nama belakang penulis kemudian inisial, baik satu atau lebih penulis. (Tahun). Judul dari artikel jurnal. Nama Jurnal dengan format miring, volume jurnal juga ditulis italic (Issue atau Nomor), lalu Halaman.
Contoh:
Ridwan, M. (2015). Desain Komunikasi Visual. Rantau Media: How to Design vol.7 (1), 10-15.
Contoh dari koran:
Ridwan, M. (2001, Mei 5). Tribun, h. 18.
Contoh dari majalah:
Ridwan, M. (2008, Maret-April). Desain Komunikasi Visual. Rantau Media, 90-91.
Jika mengutip dari sebuah majalah atau koran digital yang diakses secara elektronik, tambahkan kalimat ‘diakses dari’ beserta url yang kamu akses.
Cara penulisan daftar pustaka dari Skripsi, Disertasi, Tesis atau Karya Ilmiah Lain
sumber web suar id
Untuk referensi dari tesis ataupun laporan ilmiah, makan urutannya adalah sebagai berikut: dimulai dari nama belakang dan juga inisial penulis. (Tahun penulisan Tesis). Judul tesis dengan format italic. (Award, institusi, tahun). Jangan lupa juga untuk menyertakan ‘diakses dari’ beserta url tempat kamu akses. Contoh:
Yang terakhir adalah dari referensi yang kamu ambil dari internet atau website, cara penulisannya adalah sebagai berikut: Nama penulis di halaman tersebut. (tahun). Judul halaman dengan format italic. Tanggal akses halaman web.
Gitar memang menjadi salah satu alat musik yang sangat populer dan tentunya disukai semua kalangan, tua maupun muda. Tak heran jika alat musik ini bisa menghasilkan berbagai jenis genre musik populer yang sudah tidak asing lagi di telinga kita. Sehingga banyak orang yang ingin mengetahui cara belajar gitar. Bagi pecinta musik sudah pasti paham bahwa gitar mampu menghasilkan berbagai genre musik mulai dari jazz, dangdut, pop, rock, indie, metal, dan lain sebagainya.
Gitar tak hanya sekedar sebagai alat untuk menghibur, namun juga dapat memberikan kesan indah bagi pemainnya. Oleh karena itu banyak orang yang jatuh cinta dan ingin sekali bisa memainkan alat musik yang satu ini. Sehingga mereka mencari cara belajar gitar melalui internet maupun meminta teman mengajari, atau mungkin termasuk kamu salah satunya?
Mereka yang serius ingin mendalami keahlian bermain gitar tentu akan melakukan segala hal. Termasuk dengan mengikuti kursus dan membeli gitar sebagai alat pendukung yang bagus dan berkualitas. Nah bagi pemula dan ingin bisa dasar-dasar memainkan alat musik ini, tidak perlu khawatir. Banyak tips dan cara untuk bisa mengajarimu bermain gitar sebagai pemula. Berikut tips dan cara belajar main gitar untuk pemula yang tentunya tetap diimbangi dengan latihan yang rutin.
Kunci Dasar
sumber instagram @bertflier
Hal pertama yang perlu kamu lakukan tentunya adalah mempelajari terlebih dahulu kunci-kunci dasar dalam bermain gitar. Pada umumnya gitar memiliki 6 senar, mulai dari senar paling kecil yang berada di bagian paling bawah hingga yang besar berada di posisi paling atas.
Selain itu, untuk jenisnya sendiri ada dua gitar yang umum dimainkan oleh banyak orang, yaitu gitar elektrik dan gitar akustik. Meski sekilas keduanya terdengar memiliki nada yang mirip, ada banyak perbedaan dari kedua gitar ini terutama ketika memainkannya.
Nah kembali ke masalah kunci dasar, berikut kunci dasar yang dihasilkan oleh masing-masih senar pada gitar dan perlu kamu ketahui, Senar 1 atau yang paling bawah, menghasilkan nada E’, senar 2 menghasilkan nada B, senar 3 menghasilkan nada G, senar 3 menghasilkan nada G, senar 4 menghasilkan nada D, senar 5 menghasilkan nada A, dan terakhir senar 6 yang berada paling atas menghasilkan nada E.
Posisi Gitar
Setelah mengetahui kunci-kunci dasar tersebut, selanjutnya kamu perlu mengetahui cara memegang dan atau posisi memegang yang benar ketika bermain gitar. Pastikan untuk memposisikan gitar dengan membuat kamu merasa nyaman ketika memegangnya. Jika kamu pemula, bisa terlebih dahulu memangku gitar, kemudian dekatkan body gitar ke bagian dada dan perutmu.
Duduklah di kursi senyaman mungkin dengan menegakkan punggung serta bahu. Dekatkan body gitar ke perut dan dada seperti sebelumnya. Lalu pegang leher gitar dengan tangan kiri, ibu jari di posisi bagian belakang dan empat jari sisanya di bagian depan. Untuk menahan body gitar, kamu bisa menggunakan kaki kananmu. Ini untuk pemain gitar secara umum yang memetik menggunakan tangan kanan ya.
Kemudian, kamu bisa mencoba menekan-nekan senar menggunakan tangan kiri secara asal, mulai dari perlahan hingga cepat. Hal ini berfungsi untuk melatih sedikit keseimbangan. Cobalah terus dan biasakan posisi memegang gitar ini. Setidaknya setiap 5 menit sekali agar bisa menyeimbangkan diri. Di masa-masa awal belajar, punggung dan bahu mungkin akan terasa kurang nyaman. Tapi semakin lama kamu akan menjadi terbiasa.
Tuning atau Menyetem
Nah, ketika sudah menemukan posisi memegang gitar yang nyaman, tahap berikutnya adalah menyetel atau menyesuaikan senar gitar. Sebab gitar akan menghasilkan suara yang syahdu jika setiap senarnya disetel dengan baik. Mungkin akan sedikit rumit, tetapi pelajaran bagian ini sangat penting dan akan melatih telinga kamu terbiasa mendengar nada dengan tepat.
Caranya cukup sederhana, atau kamu juga bisa menggunakan bantuan alat running gitar untuk menyetel senarnya. Hal pertama adalah kamu perlu mengetahui nama-nama senar. sebelumnya sudah kita bahas, nah dari senar paling atas atas ke bawah urutan nadanya adalah E, A, D, G, B, dan E’. Atur senar dengan cara memutar putaran yang ada di bagian kepala gitar, pastikan sesuai dengan nada yang kamu butuhkan. Jika nada tinggi, putar ke arah yang mengencangkan senar gitar. Sebaliknya jika ingin nada rendah, putar tunernya sampai senarnya mengendur dengan tepat.
Belajar Memetik
sumber instagram @milkhaazalia
Selanjutnya adalah tahap untuk mempelajari cara memetik gitar. Belajar memetik gitar sangat perlu kamu agar nada yang kamu mainkan bisa terdengar merdu dan indah. Kamu bisa coba mulai dengan meletakkan ibu jari pada senar paling atas. ibu jari berfungsi untuk memetik senar bass yang berada pada senar nomor 6, 5, atau 4. Kemudian jari telunjuk untuk memetik senar nomor 3, jari tengah untuk senar nomor 2, dan jari manis untuk memetik senar nomor 1. Petik secara perlahan sampai kamu bisa memetiknya dengan baik.
Setiap kunci gitar bisa kamu pelajari melalui buku belajar gitar atau browsing di internet. Tiap kunci menghasilkan nada yang berbeda-beda. Coba biasakan dengan variasi kunci yang berbeda-beda kemudian dikombinasikan. Kamu bisa mengawali dengan memainkan satu lagu yang memiliki kunci gitar yang sederhana dan menggunakan kunci dasar. Latih terus sampai kamu bisa terbiasa berpindah-pindah kunci dengan baik.
Di masa awal mempelajari cara belajar gitar petikanseperti ini, jari-jarimu akan terasa sakit dan dibagian ujungnya mengapal dan mengeras. Namun hal tersebut wajar dan tidak menjadi masalah. Teruskan latihanmu sehingga kamu akan terbiasa. Konsentrasi pada kombinasi kunci dan lagu yang kamu mainkan agar mendapatkan perpaduan yang pas antara lagu dan kunci yang dimainkan.
Mempelajari Melodi
Tahap berikutnya untuk cara belajar gitar setelah lancar memainkan kunci dasar adalah mempelajari melodi. Banyak yang menganggap bahwa mempelajari melodi cukup sulit. Hal tersebut benar, tapi bukan berarti tidak bisa dipelajari. Nah berikut adalah tips yang bisa kamu gunakan ketika ingin belajar melodi pada gitar.
Yang pertama cari tahu terlebih dahulu melodi gitarnya dengan cara membaca tabulasi. Tabulasi ini adalah proses menempatkan sebuah data kedalam bentuk tabel yang isinya berupa not-not. Hal ini bertujuan untuk memudahkan kamu dalam mempelajari melodi.
Selanjutnya, kamu harus memahami scale. Ini adalah sebuah cara untuk mencari-cari melodi dalam sebuah lagu. Jika kamu sudah memahami tentang scale, kamu akan dengan mudah menebak melodi sebuah lagu. Nah sedikit informasi, scale yang umum dan mudah untuk dipahami adalah pentatonic scale.
Terakhir jika kamu sudah paham mengenai tabulasi dan scale, kamu bisa masuk ke tahap belajar improvisasi. Cara ini sangat membutuhkan feeling, pendengaran dan insting yang kuat dalam menentukan setiap nada. Coba berlatih dengan cara mendengarkan sebuah lagu, lalu coba kamu susun nada-nada yang sesuai alur dalam satu melodi lagu tersebut.
Tahap ini seperti yang sebelumnya sudah kita singgung memang tahap yang cukup rumit. Dan yang terpenting dalam mempelajari melodi adalah ketepatan feeling, skill, dan improvisasi untuk mengkombinasikan not kunci demi kunci. Sehingga kamu bisa menghasilkan suara gitar yang syahdu.
Rutin Berlatih
sumber instagram @uhuiimusikmadiun
Setelah kamu dapat mempelajari keseluruhan tahap dengan baik, selanjutnya kamu hanya perlu rajin latihan secara rutin. Hal ini penting untuk membuatmu lancar dan terbiasa bermain. Sebab tidak ada gunanya kamu menghafal tanpa terus diasah. Dan juga kemampuan bermain gitarmu tidak akan berkembang, atau bahkan kamu lupa dengan apa yang sudah kamu pelajari.
Nah demikianlah beberapa tips dan belajar main gitar untuk permulaan, khususnya untuk kamu yang baru pertama kali ingin mulai bermain gitar, semoga bermanfaat.
Cara memilih jurusan kuliah ternyata ada loh, jadi tidak perlu galau ya buat kalian yang sedang bingung. Sepertinya sudah lumrah bagi siswa SMA yang sedang berada pada semester akhir mulai bingung. Biasanya hal ini karena masih bimbang ingin kuliah pada jurusan apa dan di Universitas mana. Jurusan yang akan kamu pilih tentunya akan berpengaruh untuk jenjang karir kalian kedepannya. Sehingga sebaiknya berhati-hatilah dalam menentukan pilihanmu. Cara mengetahui jurusan kuliah yang cocok ternyata cukup mudah loh. Tanyakan pada dirimu kecenderunganmu pada bidang apa.
Bagi kamu yang sedang mempertimbangkan daftar jurusan yang mungkin kalian sudah memiliki ketertarikan. Sebaiknya pertimbangkanlah secara lebih matang agar sesuai dengan karaktermu. Berikut kami jelaskan cara tepat menentukan jurusan kuliah yang baik. Yuk bareng-bareng kita simak!
Kenali Diri Sendiri
Sumber: Instagram @artezaofficial
Hal paling penting dan paling krusial dalam menentukan jurusan adalah dengan mengetahui potensi diri kamu. Memilih jurusan kuliah berdasarkann keperibadian merupakan keputusan bagus. Sebenarnya apa cita-cita masa depanmu dan apakah program studi yang akan kalian pilih akan mendukung untuk mencapai cita-citamu. Selain beberapa aspek tersebut, minat yang ada pada dirimu juga menjadi bahan pertimbangan yang penting. Carilah jurusan yang tepat untukmu dan kehidupan karir masa depan.
Tentukanlah kalian ingin bekerja nantinya setelah lulus kuliah pada industri bidang apa. Keputusan ini membantu sekali untuk menjawab kebingunganmu dalam menentukan minat jurusan kuliah. Kekuatan terbesarmu akan mendukung proses yang mudah dalam menempuh jenjang kuliah. Hindari memilih jurusan yang kamu tidak sukai karena akan menghambat nantinya. Jangan lupa membaut list daftar jurusan kuliah yang menarik minatmu agar lebih mudah mengambil keputusan.
Pertimbangkan Peluang Karir Jurusan
Sumber: Instagram @nessii123
Memang dalam memilih jurusan memerlukan banyak sekali pertimbangan agar tidak salah dan menyesal. Salah satu bahan pertimbangan adalah dengan melihat peluang program studi. Peluang masa depan menjadi langkah pertama untuk menunjang karir kalian. Untuk bisa mendapatkan informasi lebih lanjut, kalian juga bisa sharing. Kami sarankan sharing sebaiknya kamu lakukan dengan alumni dari jurusan yang ingin kamu ambil.
Tujuannya agar kalian punya gambaran bagaimana proses perkuliaha dan prospek karir masa depannya bagiamana. Misalnya dengan melihat pertumbuhan pada bidang ekonomi syariah di Indonesia. Hal ini tentu bisa menjadi peluang masa depan dalam keuanga yang berbasis Islam. Beberapa bidang yang berkaitan dengan jurusan ini adalah pada bagian finance ataupun perbankan.
Pilihlah Jurusan Yang Linier
Sumber: Instagram @fizjo.endorfina
Jurusan kuliah IPS biasanya berbeda dengan jurusan kuliah IPA. Kebanyakan dari IPS akan cenderung memilih kuliah yang tidak berkaitan dengan teknik taupun bidang kesehatan. Hal ini terjadi karena mata pelajaran saat sekolah menengah berbeda dengan IPA. Kecendrungan siswa ilmu sosial akan banyak terjun pada jurusan yang menyangkut keuangan ataupun ekonomi. Berbeda dengan siswa ilmu alam, beberapa dari mereka kebanyakan memilih jurusan yang berbau kesehatan. Hal ini tentu saja tidak terlepas dari minat dan bakat yang tertanam pada diri mereka masing-masing. Potensi yang ada dan dengan ilmu penunjang yang diserap selama pendidikan menengah atas akan membantu menentukan arah kedepannya.
Sebaiknya jika kalian sudah memfokuskan dalam satu bidang rumpun ilmu saat kuliah. Maka carilah macam-macam jurusan kuliah yang ada dalam fakultas tersebut. Jangan lupa juga mempertimbangkan akreditasinya ya. Kalian juga bisa mencari berbagai prospek dari beragam jurusan yang kamu minati. Misalnya beragam pilihan program studi untuk jurusan teknik dan juga bagaimana prospeknya pada kehidupan mendatang.
Perhatikan Biaya Kuliah
Sumber: Instagram @i_am_l_a_r_a
Masalah biaya tentu saja menjadi salah satu hal yang paling penting. Keuangan yang orang tua miliki dapat menjadi pertimbangan juga loh. Mulai langkah ini dengan berbicara kepada orang tua mengenai jurusanmu dan seberapa besar biayanya. Biaya akan menjadi penentu berjalannya kuliahmu juga serta berbagai proses kedepannya. Terbukalah kepada orang tua tentang biaya-biaya yang akan kamu keluarkan saat menempuh bangku kuliah. Kamu juga bisa melakukan langkah ini dengan merincikan biaya yang akan kalian keluarkan disetiap semesternya. Biaya lain-lain juga tentu saja menjadi penting misalnya biaya hidup dan tempat tinggal.Pertimbangkan juga beberapa pengeluaran tak terduga yang mungkin perlu kamu bayarkan.
Tanyalah pada temanmu yang mungkin sudah terlebih dahulu hidup ditempat yang akan kamu datangi untuk kuliah. Temanmu akan mampu memberikan kamu beberapa informasi penting yang mungkin belum kamu ketahui. Apabila sudah mengetahui mengenai berbagai macam biaya dan orang tua menyanggupi. Maka kebingunganmu akan terjawab dan apabila sebaliknya maka tetap ada solusi. Kamu dapat megajukan beasiswa kepada pihak-pihak terkait atau bisa juga mengambil alternatif jurusan lain. Tes untuk memilih jurusan kuliah penting kamu lakukan guna mengukur tingkat minat dan potensi.
Berbicaralah Kepada Orang Tua
Sumber: website natcom
Memang merupakan hal yang sulit dalam menentukan pilihan yang satu ini. Tidak ada salahnya kamu bercerita kepada orang-orang yang kalian anggap dapat memberikan saran. Misalnya saja pada orang tua atau keluarga. Mereka dapat kalian jadikan sebagai teman sharing untuk meyakinkan kira-kira apa yang tepat untukmu. Jika sudah meminta saran dan pertimbangan maka kembalikan lagi pada dirimu. Tujuannya karena kamu yang lebh tau potensi dan kelemahanmu, saran dari mereka bisa kalian jadikan sebagai bahan pertimbangan. Cara memilih jurusan kuliah juga bisa dari saran dan masukan orang lain.
Ketika sudah memikirkannya, maka keinginanmu tetap yang menjadi keputusan untuk menentukannya. Namun apabila belum yakin dan masih merasa belum bisa menemukan keputusan yang tepat. Kalian bisa berkonsultasi pada ahlinya misalnya saja konsultan pendidikan. Dengan pegalaman dan skill yang konsultan miliki akan membantu kamu dalam menemukan potensi tersembuyi pada dirimu.
Quality Time Dengan Diri Sendiri
Sumber: Instagram @elfenweiss.de
Apabila beberapa saran yang kami jelaskan sudah kamu lakukan namun tak kunjung menemukan titik temu. Maka cara terakhir yang dapat kalian lakukan adalah berdiam sejenak sambil berfikir perlahan. Mulailah pelan-pelan memikirkan kelebihan pada dirimu yang akan membantumu pada masa depan. Tetap pertimbangkan saran orang terdekatmu dan konsultan yang sudah kalian temui. Caranya sebenarnya sama seperti tips memilih jurusan SMA.
Keputusan ada pada tanganmu dan pastikan kamu benar-benar memilih dengan teliti dan cermat. Usahakan jangan terpengaruh dengan siapapun karena pengambil keputusan adalah kamu. Yang lebih tau dan mengenal dirimu sebenarnya tak lain dan tak bukan adalah kamu. Jadi sebisa mugkin tentukan kecenderunganmu apa dan dibidang seperti yang bagaimana.
6 cara memilih jurusan kuliah yang kami sarankan bagi kamu yang masih bingung dalam menentukan arah dan tujuan. Dengan memilih program studi yang mendukung karirmu pada masa depan dengan matang akan lebih baik. Carilah inormasi sebanyak-banyaknya mengenai calon prodimu. Pilihlah program studi dan juga Universitas terbaik. Karena hal itu juga akan membantu karirmu pada masa depan. Dalam memilih program studi kami sarankan untuk hati-hati dan mempertimbangkan secara benar ya. Semoga ulasan ini mampu mengurangi kebingunganmu. Semoga berhasil!
Ada yang masih bingung bagaimana cara membuat jurnal ilmiah yang baik dan benar? Jurnal merupakan suatu hal yang umum di kalangan akademisi. Terutama jika Anda adalah mahasiswa atau dosen. Jurnal, atau yang biasa direferensikan sebagai jurnal ilmiah. sudah menjadi makanan sehari-hari. Bagi Anda yang masih awam dengan ini, Anda membaca artikel yang tepat. Artikel ini akan membahas dari A-Z tentang jurnal ilmiah dengan bahasa yang mudah dimengerti untuk pemula. Jadi, jika sekarang Anda sedang kebingungan bagaimana memulainya atau apa yang harus Anda lakukan, yuk simak sampai habis!
Apa itu Jurnal?
Berdasarkan keterangan dari Wikipedia, jurnal ilmiah adalah media untuk mempublikasikan hasil karya penelitian. Umumnya media ini memuat beberapa kumpulan artikel karya ilmiah. Untuk mempublikasikannya pun tidak sembarangan. Jurnal haruslah diperiksa keabsahannya melalui proses peer review. Para penulisnya pun umumnya bukanlah orang biasa. Melainkan, para akademisi yang memang ahli di bidangnya. Meskipun begitu, mahasiswa yang masih pemula juga diperbolehkan untuk membuat jurnal. Terkadang dengan bantuan dari internet seperti artikel cara membuat jurnal dan contohnya akan sangat membantu bagi pemula.
Apa sajakah Jenis-jenisnya?
Saat ini terdapat dua jenis jurnal yakni yang versi nasional dan versi internasional. Singkatnya yang versi nasional adalah yang dikelola dan diterbitkan oleh instansi dalam negeri. Sedangkan untuk versi internasional adalah sebaliknya karena dikelola oleh instansi pihak asing. Berikut pembahasan lebih dalam untuk tiap jenisnya:
Jurnal Nasional
Hal mencolok dari versi nasional adalah target pembacanya. Secara umum jenis yang pertama ini adalah jurnal yang ditulis dengan bahasa Indonesia dan diterbitkan oleh lembaga pendidikan dalam negeri. Oleh sebab itu, pembacanya lebih terbatas karena hanya mereka yang mengerti bahasa Indonesia saja.
Jenis ini pun memiliki pamor yang lebih rendah dari yang versi internasional. Selain faktor terbatasnya jumlah pembaca, faktor lain adalah proses seleksi untuk penerbitan. Proses seleksi untuk menerbitkan jurnal nasional tidak seketat yang versi internasional. Hal ini bisa dimaklumi karena kuantitas para peneliti di Indonesia masih sedikit. Namun, bukan berarti kualitas jurnal nasional itu buruk, ya! Setiap jurnal yang terbit sudah melalui standar seleksi yang tinggi.
Jurnal Internasional
Instansi luar negeri adalah penanggung jawab untuk pengelolaan dan penerbitan jurnal internasional. Biasanya jika seorang akademisi bisa menerbitkan jurnal internasional, maka pamornya akan naik. Selain proses seleksi yang ketat, versi internasional ini bisa menjangkau target pembaca yang lebih luas. Kemudian untuk bahasa pengantarnya menggunakan bahasa Inggris sebagai bahasa penulisannya.
Tidak hanya itu saja. Sudah menjadi rahasia umum jika negara-negara maju di luar sana sangat mendukung para peneliti. Dana yang dicurahkan untuk pendidikan dan penelitian pun tidak main-main jumlahnya. Jika seorang akademisi berhasil mempublikasikan jurnal internasional, maka akan ada potensi bagi dia untuk mendapatkan pendanaan dan sponsor untuk penelitiannya. Menarik sekali, bukan?
Bagaimana Tata Penulisannya? Simak Berikut Ini!
Istilah jurnal sebenarnya tidak hanya merujuk ke yang versi ilmiah saja. Ada banyak sekali jenis jurnal di dunia ini tergantung bidangnya. Jika Anda mahasiswa akuntansi, mungkin Anda akan diminta cara membuat jurnal harian. Atau misalnya jika Anda ingin merencanakan kegiatan sehari-hari, Anda juga bisa menuliskan jurnal singkat di buku harian.
Nah, di artikel ini akan lebih spesifik dalam membahas cara membuat jurnal ilmiah. Kalau Anda masih baru dalam dunia jurnal dan tidak tahu tata cara penulisannya, jangan khawatir. Yuk, simak panduan di bawah ini:
Tentukan Judul
Tanpa sebuah judul, maka pembaca tidak akan tahu apa yang sedang Anda bahas. Judul adalah hal pertama yang terpenting karena berperan sebagai intisari dari penelitian Anda. Gaya bahasa judul sebaiknya tidak bertele-tele, lugas, singkat, padat, dan jelas. Akan lebih baik jika Anda tidak menuliskan lebih dari 10 suku kata untuk judul bahasa asing. Sedangkan untuk bahasa Indonesia sebaiknya tidak lebih dari 12 suku kata. Dalam menuliskan judul adalah menggunakan huruf kapital dengan dicetak tebal.
Jangan Lupa Nama atau Identitas Penulis
Nama penulis pun tidak kalah penting untuk masuk ke dalam jurnal. Hal ini merupakan suatu bentuk pertanggungjawaban yang valid. Jika ada nama pembimbing pun juga harus dimasukkan termasuk dengan gelarnya. Anda pun boleh menyertakan nama instansi, fakultas, dan jurusan agar nilai kredibilitas penelitian Anda semakin baik.
Abstrak
Meskipun letak abstrak adalah di bagian depan, namun penulisan abstrak terletak di akhir proses. Hal ini karena abstrak memuat hal-hal penting dalam penelitian Anda. Mulai dari tujuan dan metode penelitian, lalu hasilnya akan tercantum semua di abstrak. Pada umumnya untuk panjang abstrak adalah sebanyak 250 kata. Abstrak memiliki peran sebagai rangkuman singkat dari keseluruhan penelitian Anda.
Keyword
Jangan lupa untuk menyertakan kata kunci atau keyword pada bagian bawah abstrak, ya! Tidak perlu banyak. Cukup tuliskan tiga atau empat kata kunci yang mewakili topik penelitan Anda.
Selanjutnya: Pendahuluan atau Introduction
Contoh jurnal yang baik selalu diawali dengan pendahuluan yang informatif. Panjang dari pendahuluan biasanya mencapai empat hingga enam halaman. Pada bagian ini Anda akan membahas tentang latar belakang dan tujuan penelitian. Selanjutnya Anda akan membahas lebih rinci lagi tentang masalah yang akan Anda teliti. Tidak lupa untuk menyertakan teori-teori dari pakar sebagai pendukung yang valid untuk penelitian Anda.
Metode Penelitian
Pada bab metode penelitian, Anda akan menerangkan metode apa saja yang Anda gunakan untuk meneliti. Anda bisa menjelaskan dengan detail mulai dari peralatan apa saja yang digunakan. Kemudian bagaimana Anda mengumpulkan dan menganalisis data tersebut. Bab metode penelitian biasanya tidak panjang, hanya 1-2 halaman saja tergantung kompleksitas metode Anda.
Pembahasan
Bab ini merupakan inti dari penelitian Anda. Di sini pun Anda harus menjelaskan secara mendalam mengenai hasil penelitian Anda. Selain itu, Anda pun bisa menganalisis dan membandingkan hasil penelitian dengan teori yang Anda acu. Atau Anda juga bisa membandingkan dengan hasil penelitian lain yang sejenis. Panjang dari bab pembahasan biasanya berkisar antara 4 hingga 6 halaman.
Kesimpulan
Melihat dari judul bab ini maka Anda harus menuliskan kesimpulan dari penelitian yang Anda lakukan. Kesimpulan tersebut bisa berupa pembuktian hipotesis yang Anda cantumkan di bagian pendahuluan. Usahakan untuk menyimpulkan secara ringkas, jelas, dan padat. Panjang dari bab kesimpulan biasanya hanya 1-2 halaman saja tergantung topik yang Anda bahas.
Terakhir: Daftar Pustaka
Daftar pustaka berisi daftar referensi yang Anda gunakan untuk penelitian. Termasuk referensi untuk landasan teori dari penelitian Anda. Dengan adanya daftar pustaka maka keabsahan penelitian Anda akan semakin valid karena bukan hanya sekedar karangan biasa. Jika Anda mencari topik tentang cara membuat jurnal di word, maka ada beberapa artikel yang membahas cara membuat daftar pustaka secara otomatis di ms. word. Namun, kalau Anda lebih menyukai untuk mengetiknya secara manual, Anda bisa lihat contoh berikut:
Dalam memahami cara interview kerja terbaik, ketenangan dan rasa percaya diri adalah kunci. Setiap perusahaan memiliki cara interview karyawan baru mereka sendiri. Masing-masing punya pertanyaan yang harus ditanyakan saat interview, dan tugas pencari kerja untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut dengan sebaik mungkin. Bagi pencari kerja, yang terpenting adalah tahu bagaimana menguasai ‘panggung’ dan mengambil hati para pewawancara. Berikut ini tips dan cara menghadapi interview kerja bagi pemula.
Persiapkan jawaban dengan baik
Meski pertanyaan wawancara kerja sangat beragam, tetap ada beberapa pertanyaan umum yang biasanya selalu muncul. Ada baiknya untuk berlatih dulu sebelum benar-benar melakukan interview kerja. Kamu bisa latihan bicara di depan cermin, atau meminta bantuan saudara atau teman untuk melakukan simulasi wawancara kerja untuk latihan. Pertanyaan yang sering muncul antara lain perkenalan diri, motivasi kerja, diri kamu lima tahun lagi, kekurangan dan kelemahan kamu, alasan mereka perlu menerima kamu, kenapa resign dari pekerjaan sebelumnya, gaji yang diinginkan, dan masih banyak lagi.
Pertanyaan interview kerja pertama kali biasanya adalah tentang siapa dirimu. Di sini, kamu akan diminta untuk menerangkan para para pewawancara tak hanya mengenai sifat-sifat kamu, tapi juga latar belakang pendidikan kamu, skill, dan pengalaman kerja yang kamu miliki. Sedikit tips interview kerja fresh graduate yang belum mempunyai pengalaman kerja. Kamu tetap bisa menceritakan kelebihan dan kemampuanmu dengan menjabarkan pengalaman dan pencapaian kamu sehari-hari dan selama sekolah/kuliah. Jangan bertele-tele dan terlalu berlebihan memuji diri sendiri ya. Tetap fokus ke pengalaman dan skill yang berkaitan dengan pekerjaan yang ditawarkan saja. Sebutkan juga apa saja yang bisa kamu tawarkan untuk kamu berikan ke perusahaan.
Pertanyaan lain yang juga sangat umum ditanyakan saat interview kerja adalah kenapa kamu tertarik melamar kerja di perusahaan itu. Biasanya ini berkaitan dengan motivasi kamu untuk bekerja di sana. Jadi, pastikan kamu sudah punya jawaban interview motivasi kerja ini ya. Untuk menjawabnya, hindari pernyataan negatif seperti menjelek-jelekkan perusahaan tempatmu bekerja sebelumnya. Sebisa mungkin jangan jawab karena gajinya gedhe juga ya. Kesannya matre dan kurang profesional. Kamu bisa jawab dengan mengaitkan pekerjaan yang kamu lamar itu dengan skill dan passion kamu. Atau, ketertarikan kamu terhadap bisnis yang dijalankan perusahaan tersebut. Jawab yang positif-positif aja ya!
Riset tentang perusahaan dan job desc. pekerjaan yang kamu lamar
Sumber: Ignite Digital
Walaupun tidak selalu ditanyakan, sangat penting untuk membekali diri kamu dengan pengetahuan tentang perusahaan yang kamu lamar sebelum melakukan interview. Hal ini akan menunjukkan antusiasme kamu kepada perusahaan dan menunjukkan kalau harapan kamu benar-benar besar untuk bisa bekerja di sana. Kamu bisa googling nama perusahaan tersebut dan baca-baca postingan di website dan jejaring sosial milik perusahaan (bila ada).
Biasanya, di akhir interview kerja, HRD atau pewawancara akan bertanya apakan kamu punya pertanyaan untuk mereka. Nah, di sinilah kamu bisa menunjukkan antusiasme kamu. Kalau kamu sudah memiliki gambaran tentang perusahaan setelah melakukan riset, kamu nggak akan bingung mau tanya apa pada sesi ini.
Selain tentang perusahaan, yang nggak kalah penting lainnya adalah mengetahui dengan baik pekerjaan yang kamu lamar. Kalau banyak mengirimkan lamaran ke beberapa perusahaan di bidang yang berbeda, kamu harus ingat, interview ini untuk pekerjaan yang mana. Pelajari job desc. atau deskripsi pekerjaan tersebut, agar kamu bisa mengaitkannya dengan keahlian dan kemampuan kamu. Jangan hanya menghafal kriteria dan ketentuan pelamar saja. Kamu bisa browsing jenis pekerjaan itu untuk tahu lebih banyak tentang job desc-nya.
Percaya diri, tapi jangan sombong!
Dalam melakukan wawancara kerja, bisa menjawab pertanyaan dengan baik adalah kunci. Tapi, good impression juga nggak kalah krusial dalam menentukan berhasil atau tidaknya kamu mendapatkan pekerjaan ini. Presentasikan diri kamu dengan sebaik mungkin di hadapan semua pewawancara. Perhatikan posisi duduk, cara kamu masuk dan keluar ruangan wawancara, salam dan sapa wajib ada, serta gesture atau gerakan tubuh. Pastikan senyuman tersungging di wajah cerahmu dan jangan terlalu terlihat gugup. Deg-degan boleh, tapi jangan panik! Dan meski senyum itu hal pokok, tapi jangan senyam-senyum mulu ya. Kondisikan. Kuasai.
Ketika melakukan wawancara kerja, itu artinya kamu menjual diri kamu ke perusahaan. Bagaimana cara kamu membuat perusahaan tertarik dengan kemampuan dan diri kamu, dan membuat mereka yakin kalau menerima kamu adalah keputusan yang tepat. Bahkan ketika menjawab pertanyaan tentang kelemahan dan kekurangan kamu. Hati-hati ya, pertanyaan menjebak nih. Serba salah kan? Kalau jujur mengungkapkan kelemahan nanti kelihatan jelek. Kalau bilang nggak punya kelemahan kok ketahuan banget bohongnya. Nah, triknya, sebelum wawancara, temukan satu kelemahan atau kekurangan kamu yang nggak terlalu buruk atau terlalu fatal, dan juga nggak terlalu mempengaruhi kinerja kamu nanti. Siapkan juga solusi yang sedang atau sudah kamu lakukan untuk mengatasi kelemahan dan kekurangan itu ya. Di sini mereka akan melihat apakah kamu mampu melawan kelemahan kamu sendiri dan bagaimana problem-solving kamu.
Jadi, benar, percaya diri itu penting, untuk menunjukkan profesionalisme kamu serta menunjukkan kalau kamu punya attitude yang baik. Tapi, tahu nggak sih, kalau over-PD juga merupakan salah satu sifat yang tidak disukai HRD?
Percaya diri yang berlebihan menampakkan arogansi atau kesombongan. Ini juga bisa membuat kamu dinilai sebagai orang yang cepat puas dengan keadaan dan diri kamu yang sekarang, serta tidak mau berkembang. So, percaya diri itu wajib, tapi jangan sampai kebablasan.
Beberapa tips wawancara kerja:
Selain cara interview kerja di atas, ada juga nih beberapa tips yang bisa membantu kamu sukses menghadapi wawancara dengan HRD dan wakil perusahaan lainnya.
Persiapkan busana yang tepat sehari sebelum hari interview. Pilihlah pakaian formal yang sopan dan hindari warna-warna terang yang terlalu mencolok. Pastikan penampilan kamu rapi dan enak dipandang dari ujung rambut sampai ujung kaki.
Bawa dokumen yang diperlukan, terutama resume atau CV. Siapkan juga pulpen dan notebook.
Datang 5-10 menit lebih awal dari jadwal wawancara. Tidak perlu datang sangat awal, tapi juga jangan terlambat.
Bersikap ramah dan sopan kepada semua orang yang kamu temui, termasuk tukang parkir, satpam, resepsionis, OB, dan pelamar yang lain.
Jangan lupa ucapkan salam dan terima kasih.
Nah, itu tadi beberapa tips dan cara interview kerja. Terkadang, ada juga interview kerja Bahasa Inggris. Biasanya kalau kamu melamar di perusahaan asing, pewawancara adalah orang asing, atau, pekerjaan yang ditawarkan berkaitan dengan penggunaan Bahasa Inggris. Jadi, kamu perlu mempersiapkan diri untuk bisa menjawab pertanyaan dalam Bahasa Inggris yang lancar. Tidak perlu terburu-buru menjawab pertanyaan. Bisa-bisa kamu malah gagap atau memberikan jawaban yang bertele-tele. Tetap tenang dan fokus, take your time, dan pahami pertanyaan sebelum menjawab. Jujur saja dan jadilah diri sendiri. Semangat dan good luck ya buat interviewnya. Sukses!
Cara membuat CV lamaran kerja itu antara mudah dan sulit. Tidak pernah ada aturan baku tentang bagaimana CV yang baik dan benar. Bahkan hingga saat ini tidak ada yang benar-benar tahu seperti apa kriteria CV yang disukai oleh para HRD. Kadang ada yang membuat CV dengan desain aneh dan unik. Di sisi lain ada juga yang membuat CV biasa ala kadarnya. Masalah ini pun akan semakin membingungkan terutama untuk kalangan fresh graduate. Jarang sekali ada kampus atau sekolah yang memberi pelajaran mengenai pembuatan CV. Padahal ini penting sekali bagi lulusan baru karena hal tersebut menjadi senjata utama mereka dalam melamar pekerjaan.
CV adalah berkas utama saat Anda ingin melamar sebuah posisi dalam perusahaan. Berkas lain seperti ijazah, KTP, transkrip nilai, dan lainnya mungkin hanyalah prioritas kesekian. Namun CV hampir selalu menjadi syarat utama yang harus ada dalam berkas pelamar. Saat Anda melamar pun kadang Anda juga dihadapkan kebingungan baru. Beberapa perusahaan menggunakan istilah lain seperti resume. Apakah CV dan Resume sama? Tentu tidak. Berikut inilah perbedaan CV dan Resume!
Beda CV dan Resume
CV dan Resume memiliki fungsi yang sekilas hampir sama. Walaupun sama, tapi sebenarnya mereka berbeda. Berikut perbedaannya:
Tujuan
CV:CV bertujuan untuk menceritakan secara kronologis tentang perjalanan karir seseorang. Pengalaman karir yang tidak ada hubungan dengan pekerjaan yang dilamar pun tetap disertakan dalam CV
Resume:Resume memiliki tujuan yang lebih spesifik karena menjelaskan lebih rinci mengapa pelamar adalah kandidat terbaik yang harus dipilih. Resume juga lebih memuat pengalaman karir yang lebih sesuai dengan pekerjaan yang akan dilamar
Panjang
CV:Karena CV memuat hampir seluruh perjalanan karir seseorang, tidak jarang panjang dari CV bisa sampai lebih dari 1 halaman.
Resume:Sesuai dengan tujuan dari resume yang lebih menjelaskan latar belakang dan pengalaman lebih spesifik, maka panjang resume biasanya hanya 1 halaman saja.
Tata Letak
CV:CV hanya akan berubah jika memang ada perubahan pada pengalaman karir seseorang. CV bisa digunakan untuk melamar beberapa perusahaan sekaligus karena sifatnya yang lebih umum.
Resume:Membuat 1 resume untuk beberapa perusahaan akan terasa lebih sulit karena karakteristik resume yang lebih spesifik. Untuk itulah 1 resume biasanya untuk melamar 1 posisi di 1 perusahaan saja. Jika Anda melamar banyak posisi atau perusahaan sekaligus, maka Anda perlu membuat banyak resume.
Website Pembuat CV Menarik
Permasalahan para pencari kerja pada umumnya adalah tentang bagaimana cara membuat CV menarik. Hal ini wajar untuk para pencari kerja, terutama para lulusan baru. Ada sebuah tips yang menarik untuk Anda yang masih belum berpengalaman. Jika pengalaman kerja Anda masih sedikit, cobalah untuk mendesain CV Anda seunik dan semenarik mungkin. Hal ini dimaksudkan untuk mencuri perhatian HRD agar melihat CV Anda. HRD tentunya menerima banyak sekali lamaran. Jumlahnya ratusan bahkan tidak jarang ribuan. Oleh sebab itu, penampilan CV Anda harus semenarik mungkin agar bisa bersaing dengan berkas pelamar lain.
Untuk membuat CV yang bagus, Anda bisa saja meniru dari contoh di internet seperti contoh cv lamaran kerja menarik, atau contoh cv fresh graduateyang unik. Apalagi kalau Anda memiliki kemampuan dalam mendesain, pasti bukan hal yang sulit untuk mendesain CV seapik mungkin. Namun bagaimana jika Anda tidak berbakat dalam desain? Tidak perlu khawatir. Di masa yang sudah modern ini, banyak sekali website di luar sana yang bisa membantu Anda mendesain CV yang Anda inginkan. Apa sajakah website tersebut?
1. Canva
Canva merupakan platform yang dirancang untuk kita yang ingin mendesain sesuatu dengan bagus tanpa perlu kemampuan dewa sebagai desainer. Di Canva, Anda bisa membuat poster, kartu undangan, bahkan CV. Ada banyak template yang tersedia dan tinggal Anda edit serta sesuaikan dengan kebutuhan. Template-nya pun bisa Anda gunakan gratis meski ada beberapa template yang berbayar.
Ya, Anda tidak salah baca. Microsoft Word yang selama ini hanya Anda gunakan untuk mengetik dokumen di komputer itu bisa Anda gunakan untuk membuat CV. Menariknya lagi, Ms. Word juga menyediakan template gratis untuk CV ataupun resume. Jadi yang perlu Anda lakukan hanya memilih template yang tersedia lalu mengisinya dengan data Anda. Pilihan template yang tersedia memang tidak sebanyak seperti website-website pembuat CV lainnya. Akan tetapi jika Anda tidak mau ribet dan repot, Anda bisa menggunakan Ms. Word ini.
Bagi Anda yang lebih menyukai desain yang sederhana dan tidak terlalu banyak dekorasi, website ini cocok untuk Anda. Proses pembuatannya pun mudah. Anda hanya perlu mengisi formulir pada setiap tab-nya. Setelah formulir tersebut terisi, website akan secara otomatis membuat CV yang sesuai dengan apa yang sudah Anda masukkan sebelumnya. Jika Anda punya akun LinkedIn, Anda pun bisa mensinkronkan dan menyelaraskan data diri yang ada di akun tersebut ke CV Anda. Hasil format CV pun beragam: TXT, HTML, dan PDF. Menariknya lagi, layanan yang tersedia ini bisa diakses gratis dan tidak perlu mendaftarkan data diri Anda.
Kesalahan Pada CV yang Umum Ditemui
CV tentunya tidak luput dari kesalahan. Banyak sekali CV di luar sana yang gagal merebut perhatian HRD hanya karena beberapa kesalahan kecil. Meskipun tidak ada patokan bagaimana sebuah CV yang sempurna, namun kita perlu tahu apa saja kesalahan umum tersebut. Simak poin-poin berikut:
CV Terlalu Kaku atau Terlalu Kreatif
Sebelum CV dikirimkan, ada baiknya ada mencari tahu budaya perusahaan yang dituju. Jika Anda melamar CPNS atau BUMN, CV Anda sebaiknya tidak perlu didesain terlalu meriah atau unik. Sebaliknya jika Anda melamar startup, Anda boleh menuangkan desain kreatif pada CV Anda.
CV Terlalu Panjang
HRD selalu menerima banyak sekali berkas lamaran. Mereka pun hanya butuh waktu beberapa menit saja untuk scanning. Jika informasi CV Anda terlalu banyak dan bertele-tele, sudah pasti CV Anda tidak akan dilirik oleh HRD. Anda tidak perlu mencantumkan pengalaman karir yang tidak relevan atau bahkan mencantumkan riwayat pendidikan dari TK sampai Universitas. Singkat, padat, dan jelas adalah kunci terbaik!
Lupa Mencantumkan Surat Lamaran (Cover Letter)
Saat Anda mengirimkan CV maka haram hukumnya jika Anda tidak melampirkan cover letter atau surat lamaran kerja. HRD pasti malas menanggapi jika Anda hanya mengirimkan CV tanpa ada surat lamaran di amplop atau badan surel. Surat lamaran perlu untuk menerangkan tujuan kita mengirimkan CV. Pada surat tersebut, Anda bisa menjelaskan posisi apa yang ingin Anda lamar, dan lainnya. Oleh karena itu, jangan lupa juga untuk mencari contoh surat lamaran kerja yang baik dan benar agar lamaran Anda dilirik HRD, ya!